Berikut adalah daftar kerajaan-kerajaan yang ada di Tatar Sunda yang tercatat dalam sejarah:
1. Kerajaan Salakanagara: Dianggap sebagai kerajaan paling awal di Tatar Sunda (abad ke-1 Masehi).
2. Kerajaan Tarumanagara: Pusat kekuasaan besar pertama dengan bukti prasasti yang tersebar di wilayah Bogor, Jakarta, dan Banten.
3. Kerajaan Sunda: Kelanjutan dari Tarumanagara yang diproklamasikan oleh Sri Maharaja Tarusbawa.
4. Kerajaan Galuh: Kerajaan besar di sebelah timur yang menjadi asal-usul banyak pemimpin besar, termasuk Prabu Siliwangi.
5. Kerajaan Talaga: Satu-satunya kerajaan bercorak Buddha di Tatar Sunda yang berpusat di Majalengka.
6. Kerajaan Cirebon: Didirikan oleh Pangeran Cakrabuana, berkembang menjadi pusat penyebaran Islam.
7. Kesultanan Banten: Lahir dari pengaruh Cirebon dan menjadi pesaing utama Kerajaan Sunda di masa akhir.
8. Kerajaan Tembong Agung dan Sumedanglarang: Kerajaan yang berpusat di Sumedang dan menjadi penerus sah regalia kerajaan Sunda melalui pemberian Mahkota Binokasih.
Baca Juga: Ikuti Prosesi Peringatan Kerajaan Galuh, Paramitha Rusady Ternyata Keturunan Darah Biru
Masyarakat kini memiliki kesempatan untuk lebih mengenal sejarah tersebut melalui rangkaian kegiatan yang didukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dengan memahami sejarah kerajaan-kerajaan yang ada di Tatar Sunda, diharapkan rasa bangga terhadap warisan budaya daerah semakin menguat di tengah arus modernisasi.
Setelah singgah di Tasikmalaya, rombongan kirab akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Garut, Cianjur, hingga berakhir di Kota Bogor.
Seluruh rangkaian ini didesain untuk memperkuat ingatan kolektif masyarakat terhadap kejayaan masa lalu yang sempat membentuk peradaban besar di tanah Pasundan.***
Artikel Terkait
Wajah Baru Pusat Pemerintahan Jawa Barat, Integrasi Gedung Sate dan Lapangan Gasibu Segera Dimulai
Anggota DPRD Jawa Barat Ajak Pelajar SMKS Al Muawanah Jadi Penggerak Perubahan Politik Sejak Dini
Bisnis kopi Makin Menjamur di Kota Tasik, Diky Chandra: Terbanyak di Jawa Barat
Jawa Barat Sabet Penghargaan Kemendagri, Erwan Setiawan Sebut Prestasi Otda Jadi Modal Kemajuan Indonesia