BANDUNG, Mediapriangan.com - Simbol ikonik Jawa Barat bersiap mengalami transformasi besar. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat secara resmi mengumumkan proyek ambisius untuk menyatukan area perkantoran gubernur dengan ruang publik di sekitarnya dalam sebuah konsep penataan kawasan terintegrasi.
Langkah ini dirancang untuk menghapus sekat fisik antara pusat birokrasi dan tempat aktivitas warga. Fokus utama proyek ini adalah menghubungkan Plaza depan Gedung Sate, koridor Jalan Diponegoro, hingga Lapangan Gasibu menjadi satu kesatuan estetik dan fungsional yang utuh.
Kepala Bagian Tata Usaha Biro Umum Setda Provinsi Jawa Barat, Winny Citra, menjelaskan bahwa revitalisasi ini bukan sekadar perbaikan infrastruktur, melainkan upaya mengembalikan esensi sejarah bangunan tersebut.
"Penataan kawasan dilakukan dengan mengembalikan poros Gedung Sate–Jalan Diponegoro–Lapangan Gasibu sebagai sumbu utama yang merepresentasikan identitas pemerintahan Provinsi Jawa Barat sekaligus menegaskan peran Gedung Sate sebagai pusat (center point) Jawa Barat," kata Winny, Sabtu (11/4/2026).
Pengerjaan fisik di lahan seluas 14.642 meter persegi ini dijadwalkan berlangsung mulai 8 April 2026 dan ditargetkan rampung pada 6 Agustus 2026.
Dalam rencana tersebut, koridor sepanjang 97 hingga 144 meter akan dirombak guna meningkatkan kenyamanan mobilitas warga.
Pemerintah menekankan bahwa penataan kawasan terintegrasi ini akan mengedepankan nilai-nilai budaya lokal.
Melalui konsep desain pedestrian yang lebih modern namun tetap berkarakter, area ini diproyeksikan menjadi ruang terbuka yang dapat dinikmati oleh semua kalangan tanpa terkecuali.
Winny menambahkan bahwa visi utama dari proyek ini adalah menciptakan harmoni antara fungsi pemerintahan dan kebutuhan sosial masyarakat.
"Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat juga mendorong integrasi antara halaman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu guna menciptakan ruang terbuka publik yang nyaman, inklusif, dan ramah bagi pejalan kaki," ujar Winny.
Baca Juga: Wartawan Dilarang Liput Rapat SPPG Tasikmalaya, Transparansi Badan Gizi Nasional Dipertanyakan!
Artikel Terkait
Libur Sopir Angkot Sukabumi Saat Mudik, Kompensasi Disiapkan Pemda Jabar demi Kurangi Macet
Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi Angkat Peran Pesantren Cikanyere di Milad ke-171, Soroti Pendidikan Keagamaan
Harga Kebutuhan Pokok Jabar Turun Usai Idulfitri, Harga Cabai Turun dan Harga Daging Sapi Turun
Tanpa Bantuan Jabar, Anggaran Kota Tasikmalaya Menyusut Jadi Rp1,4 Triliun
Kabar Gembira! Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Jabar Cukup Bawa STNK, Tak Perlu Lagi Pinjam KTP Pemilik Pertama
Erwan Setiawan Lepas Sophia Rebecca Albeck ke Miss Tourism World 2026, Misi Promosi Wisata Jabar di China