TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Kemeriahan menyelimuti Kabupaten Tasikmalaya saat rangkaian Milangkala Tatar Sunda menghadirkan prosesi sakral Kirab Mahkota Binokasih, Senin, 4 Mei 2026.
Agenda budaya yang sarat akan makna historis ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali menengok akar kejayaan kerajaan-kerajaan yang ada di Tatar Sunda.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dijadwalkan hadir langsung untuk mengawal prosesi yang menggambarkan napak tilas sejarah panjang Kerajaan Padjadjaran tersebut.
Perjalanan kirab di Kabupaten Tasikmalaya mengalami penyesuaian rute. Semula direncanakan menuju Kampung Adat Naga, namun dialihkan ke Pendopo baru Kabupaten Tasikmalaya guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
Rombongan dijadwalkan bergerak dari kawasan Gunung Galunggung melalui jalur Jalan Ciawi-Singaparna pada pukul 19.30 WIB, disambut oleh kesenian lokal mamanukan sebagai simbol identitas masyarakat yang masih memegang teguh tradisi leluhur.
Kehadiran Kirab Mahkota Binokasih bukan sekadar seremoni belaka. Mahkota ini merupakan lambang legitimasi raja-raja Sunda yang dibuat di Kerajaan Galuh dan kini tersimpan di Museum Prabu Geusan Ulun, Sumedang.
Dalam pandangan akademisi, rangkaian acara ini menjadi pengingat penting mengenai keberadaan kerajaan-kerajaan yang ada di Tatar Sunda yang membentang dari era Tarumanagara hingga berdirinya kerajaan-kerajaan besar lainnya.
Baca Juga: Napak Tilas Padjadjaran Menggema, Mahkota Binokasih Keliling Jawa Barat dalam Balutan Budaya
Menurut Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, pemahaman mengenai silsilah kerajaan sangat krusial bagi identitas daerah.
Ia menekankan bahwa kerajaan-kerajaan yang ada di Tatar Sunda memiliki keterkaitan erat, termasuk Kesultanan Cirebon dan Banten yang muncul pasca runtuhnya Kerajaan Sunda pada 1579.
Mahkota yang diarak saat ini merupakan simbol penobatan Sri Baduga Maharaja di Pakuan Pajajaran tahun 1482.
Baca Juga: Gedong Cai Gunung Kokosan Jadi Rebutan, Pimpinan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya Saling Klaim Wilayah
Artikel Terkait
Wajah Baru Pusat Pemerintahan Jawa Barat, Integrasi Gedung Sate dan Lapangan Gasibu Segera Dimulai
Anggota DPRD Jawa Barat Ajak Pelajar SMKS Al Muawanah Jadi Penggerak Perubahan Politik Sejak Dini
Bisnis kopi Makin Menjamur di Kota Tasik, Diky Chandra: Terbanyak di Jawa Barat
Jawa Barat Sabet Penghargaan Kemendagri, Erwan Setiawan Sebut Prestasi Otda Jadi Modal Kemajuan Indonesia