Baca Juga: Napak Tilas Padjadjaran Menggema, Mahkota Binokasih Keliling Jawa Barat dalam Balutan Budaya
Di sana, Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya meneladani nilai-nilai leluhur dalam menjalankan pemerintahan di Jawa Barat. Ia menekankan bahwa pembangunan harus menyentuh hak-hak dasar masyarakat secara langsung.
“Tidak boleh ada rakyat yang sakit yang tidak terobati, tidak boleh ada rakyat yang tidak bisa sekolah,” tegas Dedi Mulyadi.
Penyelenggaraan Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran di berbagai titik ini juga diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat.
Melalui perpaduan antara edukasi sejarah, pelestarian tradisi, dan dukungan terhadap UMKM, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa warisan luhur di Jawa Barat tetap relevan dengan kebutuhan zaman.
Mahkota Binokasih kini terus bergerak menjadi pengingat akan kejayaan masa lalu yang harus terus dijaga keberlangsungannya oleh segenap masyarakat Jawa Barat.***
Artikel Terkait
Banjir Rendam Desa Karangligar Karawang, Rumah Panggung KDM hingga Sekolah Terendam Lebih 3 Meter
Banjir Bekasi Kembali Viral, Warga Harapan Indah Mengadu ke KDM dan Soroti Tanggung Jawab Developer
Kesaksian Bocah Ungkap Detik-detik Longsor Cisarua, KDM Janjikan Bantuan dan Relokasi Warga
Fraksi PKS DPRD Jabar Temui KDM di Lembur Pakuan, Bahas BPMU hingga Status Tanah Sekolah
Solusi Darurat Sampah Jabar, KDM Pastikan Pembangunan PSEL Bogor dan Bekasi Hasilkan Energi Listrik Mulai Juni 2026
KDM Jadi Saksi Nikah Massal di KUA Bojongsari, Pasangan Pengantin Dapat Hadiah Menginap di Hotel dan Tabungan DP Rumah