Di sisi lain, Ketua Forum Lurah Kota Tasikmalaya, Mulyono, menyatakan kesiapan jajarannya mendukung penuh arahan pimpinan daerah.
Mulyono menegaskan bahwa seluruh lurah berkomitmen untuk solid dalam menjalankan tujuh program unggulan yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029 sebagai strategi mewujudkan visi pembangunan kota yang lebih maju dan sejahtera, Adapun tujuh program tersebut meliputi:
Tasik Pintar: Fokus pada pendidikan, seperti perbaikan fasilitas sekolah, pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga prasejahtera.
Baca Juga: Gebrakan Bank Sampah Kota Tasikmalaya dalam Program Tasik Nyaman, Kurangi 17 Persen Sampah
Tasik Religius: Penguatan nilai-nilai keagamaan melalui perluasan kegiatan spiritual di masyarakat guna membentuk karakter yang lebih religius dan berakhlak.
Tasik PELAK (Pertumbuhan Ekonomi Lokal dan Kewilayahan): Menggerakkan roda ekonomi melalui UMKM, sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta menarik investasi untuk membuka lapangan kerja.
Tasik Melayani: Modernisasi pelayanan publik melalui digitalisasi dan optimalisasi pengelolaan pendapatan daerah.
Baca Juga: Diky Chandra Dukung Prodigi, Angin Segar bagi Hak Cipta Musisi dan Pencipta Lagu di Kota Tasikmalaya
Tasik Nyaman: Pembenahan infrastruktur dasar seperti perbaikan jalan rusak, akses air bersih, dan perbaikan sistem saluran air limbah.
Tasik Resik: Fokus pada penataan lingkungan, pengelolaan sampah, serta penambahan ruang terbuka hijau agar kota lebih asri.
Tasik Gemas (Gerakan Masyarakat Sehat): Inisiatif untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan layanan kesehatan agar warga hidup lebih sehat.
Menurut Viman, ketujuh program ini merupakan jawaban konkret atas kebutuhan warga yang terus berkembang. Ia berharap keterbatasan fasilitas yang ada di beberapa wilayah tidak menjadi penghalang bagi aparatur.
"Mudah-mudahan dengan keadaan yang penuh keterbatasan, kita tetap harus bisa melayani masyarakat dengan baik dan maksimal," ujar Viman.
Ke depan, pemerintah daerah juga akan meninjau kualitas infrastruktur serta penempatan sumber daya manusia di setiap kantor kelurahan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan publik secara berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Tanpa Bantuan Jabar, Anggaran Kota Tasikmalaya Menyusut Jadi Rp1,4 Triliun
Penanganan Sampah di Kota Tasikmalaya Belum Maksimal, Sampah Lebaran Masih Menumpuk di Jalan Paseh
Penerapan Parkir Non Tunai, Cegah Kebocoran Pendapatan Parkir di Kota Tasikmalaya
Ungguli OPD Lain, Diskominfo Kota Tasikmalaya Juara Pertama Reformasi Birokrasi 2025
Lima Tahun Permatadora Konsisten Penuhi Kebutuhan Darah di Kota Tasikmalaya
Rekor Sejarah! Kuota Haji Kota Tasikmalaya 2026 Melonjak Dua Kali Lipat, Viman Alfarizi Lepas 1.348 Jemaah