Baca Juga: Pesantren Pilar Sejarah Bangsa, FPP Kabupaten Tasikmalaya Dikukuhkan
“Nanti setelah merger, kebutuhan organisasi tentu berbeda dan lebih besar. Seleksi berikutnya kemungkinan akan lebih ketat lagi,” kata Asep.
Pemkab Tasikmalaya berharap proses ini mampu melahirkan figur komisaris yang tidak hanya kuat secara manajerial, tetapi juga visioner dalam mendorong transformasi BUMD perbankan daerah.
“Yang dicari bukan hanya kemampuan administrasi atau teknis, tetapi pemimpin yang punya visi jangka panjang dan mampu membawa BUMD menjadi perusahaan daerah yang sehat, efisien, dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Adapun enam kandidat calon komisaris yang mengikuti UKK terdiri atas Yedi Rahmat, Iman B. Syarifudin, Dadih Abdul Hadi untuk Bank Artha Galunggung serta Iron Saroni, Arif Rahman, dan Andi Ardiansyah untuk PT BPR Cipatujah Jabar Perseroda.
Sementara enam kandidat calon direksi PT LKM Kabupaten Tasikmalaya, yakni Diki Ginanjar, Nopan Herdiansyah, Teguh Pangestu Pratama, Marwan Nuryana, Din Din Aminudin, dan Fahmi Alimuddin juga mengikuti tahapan UKK yang sama.***
Artikel Terkait
15 Tahun, Bank Artha Galunggung Mampu Menjadi BUMD Penyumbang PAD Terbesar di Kabupaten Tasikmalaya
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Kabupaten Tasikmalaya Lepas Aset untuk Kejar Pemerataan Kesehatan
Isu Cashback Dibantah, Pinjaman Rp230 Miliar Difokuskan untuk Jalan Rusak di Kabupaten Tasikmalaya
Kirab Mahkota Binokasih Singgah di Kabupaten Tasikmalaya, Rute Berubah Demi Kelancaran Arus Lalu Lintas
Hardiknas 2026 di Kabupaten Tasikmalaya, Bupati Dorong Generasi Desa Bangkit Lewat Program SADESSA
Perkuat Sektor Perbankan, Tiga Bank Milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Bakal Lakukan Merger