Baca Juga: Viral Aksi Demo Siswa SMAN 1 Solok Selatan, Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Jadi Sorotan
Dalam konteks pelayanan publik, ketentuan tersebut juga mencakup cara pegawai menyampaikan ucapan maupun melakukan tindakan kepada siapa pun, baik di lingkungan kedinasan maupun di luar lingkungan kedinasan.
Karena itu, sanksi pembinaan disiplin diberikan setelah proses pemeriksaan terhadap Lurah Paya Pasir. Langkah tersebut menjadi respons Pemko Medan terhadap perilaku aparatur yang dinilai tidak sejalan dengan prinsip etika ASN.
"Inspektorat merekomendasikan adanya langkah pembinaan disiplin terhadap yang bersangkutan," tegas Inspektur Kota Medan itu.
Erfin menegaskan, pemberian sanksi pembinaan disiplin merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalitas aparatur. Menurutnya, pejabat pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjaga sikap ketika berhadapan dengan masyarakat.
Baca Juga: Megawati Hangestri Jadi Sampul The Volleyball Magazine, Disebut Kim Yeon Kyung nya Indonesia
"Langkah tegas ini menjadi bentuk komitmen Pemko Medan dalam menjaga profesionalisme serta marwah ASN di lingkungan Pemko Medan agar tetap menjadi pengayom dan teladan bagi masyarakat," tandas Erfin.
Kasus Lurah Paya Pasir tersebut menjadi perhatian karena persoalan yang disampaikan warga berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar di lingkungan permukiman, yakni penerangan jalan.
Sebelum mendapatkan sanksi pembinaan disiplin, Syerly berada di lokasi ketika Wali Kota Medan Rico Waas meninjau perbaikan jalan di wilayah Paya Pasir. Dalam kunjungan tersebut, warga mendapat kesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Salah satu warga kemudian meminta izin untuk memasang lampu jalan sekaligus menjelaskan bahwa sebagian penerangan sebelumnya dibeli menggunakan uang pribadi.
"Pak nanti izin pasang lampu ya, Pak. Gelap sekali soalnya," ucapnya.
"Banyak sekali di sini begal. Ini 4 tiang (lampu) saya pasang sendiri pakai duit pribadi," keluhnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan kekhawatiran warga terhadap keamanan ketika kondisi jalan minim penerangan. Namun, respons Lurah Paya Pasir berupa celetukan "Cie curhat dia," justru menjadi bagian yang paling banyak disorot setelah rekaman kunjungan tersebar.
Video itu kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Perhatian publik tidak hanya tertuju pada ucapan Lurah Paya Pasir, tetapi juga pada pentingnya sikap aparatur ketika mendampingi kepala daerah dalam menerima aspirasi warga Medan.
Artikel Terkait
Hidroponik Sistem Sumbu Jadi Pilihan Urban Farming di Lahan Sempit, Murah dan Mudah untuk Pemula
Viral Dugaan Candi Raksasa di Cimahi, Benarkah Lebih Besar dari Borobudur? Ini Fakta yang Perlu Diketahui
Satpam Dapur MBG Ciputat Diduga Curi 1.700 Ompreng untuk Beli Narkoba, Polisi Ungkap Kronologi Kasus
OJK Tasikmalaya Luncurkan Program GENIUS di Ciamis, Perkuat Literasi Keuangan Guru dan Kepala Sekolah
Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Geng Motor dalam Kematian Satpam Waduk Jatiluhur, 15 Saksi Telah Diperiksa
Bae Yoo Na Terkejut Dukungan Fans Indonesia, Duet dengan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Jadi Sorotan