"Saat bersamaan perahu taksi melintas dan segera membantu evakuasi kelima orang ini sampai ke darat namun korban dalam kondisi tidak sadarkan diri," beber Alan.
Setibanya di daratan, kondisi korban mendapat perhatian dari dua wisatawan asal Jerman yang berada di lokasi. Keduanya kemudian memberikan pertolongan pertama kepada korban.
"Sampai di darat di sana ada dua wisatawan Jerman, kemudian korban diberikan pertolongan pertama oleh kedua wisatawan ini," tambahnya.
Baca Juga: Penebangan Pohon di Kota Bandung Disorot, Dedi Mulyadi Desak Sanksi untuk Lurah hingga Kepala DLH
Wisatawan Jerman Beri Pertolongan Pertama
Korban yang terseret ombak Pantai Pulau Bogisa diketahui berada dalam kondisi tidak sadarkan diri. Wisatawan Jerman tersebut kemudian melakukan Resusitasi Jantung Paru atau RJP sebagai upaya pertolongan pertama.
Namun, kondisi korban tidak menunjukkan respons setelah mendapat pertolongan. Petugas pantai yang berada di lokasi kemudian menghubungi tim SAR untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan. Proses evakuasi terhadap korban kemudian dilanjutkan hingga dibawa dari kawasan Pantai Pulau Bogisa.
Baca Juga: 35 Siswa Terbaik Disiapkan Jadi Paskibraka HUT ke 81 RI Tingkat Kota Tasikmalaya
Mahasiswi UNG Dibawa ke Rumah Sakit
Setelah dievakuasi, korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Namun, upaya penanganan tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban.
"Setelah dilakukan pemeriksaan korban dinyatakan meninggal dunia dan korban sudah diserahkan ke keluarganya di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara," tandasnya.
Peristiwa di Pantai Pulau Bogisa tersebut menjadi perhatian setelah lima orang terseret ombak ketika kembali bermain di kawasan pantai. Dari kejadian itu, satu orang, yakni mahasiswi UNG berinisial RH, dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga: Kuliner Pasar Beringharjo Jogja yang Bikin Penasaran, Es Dawet Mbah Hari hingga Gado-gado Bu Hadi
Kasus tersebut juga memperlihatkan pentingnya kewaspadaan ketika beraktivitas di kawasan pantai, terutama saat kondisi arus dan ombak berpotensi membahayakan wisatawan.
Artikel Terkait
Kecelakaan Maut Rombongan KKN di Batulicin, 7 Orang Tewas dan ULM Tarik Mahasiswa dari Lokasi
Andriyono Gugur saat Padamkan Kebakaran Kramat Jati, Damkar Jakarta Timur Ungkap Cita-cita 15 Tahun Lalu
Kopilot Malaysia Airlines Terjerat 26 Kilogram Ekstasi, Bea Cukai Soetta Ungkap Isi Koper hingga Botol Urine
Viral Preman Kiaracondong Bandung Sabet Warga Pakai Pedang, Polisi Ungkap Motif Utang Rp150 Ribu
Pemuda 19 Tahun Tenggelam di Kali BKB Jakbar Ditemukan Tewas 1,5 Km dari Lokasi, Sempat Cari Kunci Jatuh
KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Sumenep, 222 Penumpang Dievakuasi dan 4 Orang Meninggal Dunia