Mengenai posisi senjata api, polisi menjelaskan benda tersebut telah berada di luar kamar mandi ketika petugas tiba. Senjata disebut sempat dipindahkan oleh IH.
“Pada saat itu berada terakhir diambil oleh saksi IH persis berada di tangannya korban dan korban masih di kamar mandi,” tambahnya.
Hasil autopsi yang disampaikan kepolisian juga menjadi bagian dari keterangan resmi mengenai kematian Winda Lorenza. Polisi menyatakan tidak menemukan luka akibat kekerasan maupun benda tumpul dan benda tajam.
“Tidak ada bekas-bekas kekerasan atau bekas-bekas apapun, benda tumpul, benda tajam yang melukai korban. Hanya ada satu luka tembak di bagian kepala, yang dilakukan bunuh diri,” tegasnya.***
Artikel Terkait
Terduga Pelaku Mutilasi di Rawageni Depok Ditangkap saat Kabur ke Pandeglang, Polisi Masih Dalami Motif
Bupati Ciamis Tekankan Peran Strategis Pejabat Administrator Usai Tutup Pelatihan Kepemimpinan 2026
Terungkap di Jeju, Jordan Wilson Tak Gentar Jadi Mesin Poin Hyundai Hillstate Bareng Megawati Hangestri
Polisi Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok di Kali Licin, Tersangka Saepullah Tunjukkan Lokasi Pembuangan
Iming-iming Untung dari Titip Limit Paylater Berujung Petaka, Kerugian Korban Tembus Rp500 Juta
Viral Video Bullying Remaja Putri di Cilacap, Polisi Ungkap Dua Aksi Libatkan Pelaku dan Korban yang Sama