Dedi Mulyadi Usul Gaji Orangtua Penerima KIP Kuliah Naik Jadi Rp10 Juta, Ini Alasannya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:23 WIB
Dedi Mulyadi mengusulkan batas gaji orangtua penerima KIP Kuliah menjadi Rp10 juta. Usulan ini muncul setelah mahasiswa mengeluhkan mahalnya biaya kuliah. (Dok. Kominfo Jabar)
Dedi Mulyadi mengusulkan batas gaji orangtua penerima KIP Kuliah menjadi Rp10 juta. Usulan ini muncul setelah mahasiswa mengeluhkan mahalnya biaya kuliah. (Dok. Kominfo Jabar)

Salah satunya berkaitan dengan penghasilan gaji orangtua yang harus berada di bawah batas upah minimum provinsi di domisili mahasiswa.

Untuk Jawa Barat, batas tersebut berada di kisaran Rp2,3 juta.

Menurut Dedi Mulyadi, kondisi tersebut perlu dievaluasi agar bantuan pendidikan dapat menjangkau mahasiswa yang secara ekonomi masih menghadapi kesulitan, meskipun penghasilan keluarganya berada di atas batas tersebut.

Persoalan tersebut menjadi semakin penting ketika mahasiswa harus menghadapi biaya kuliah sekaligus kebutuhan hidup di kawasan kampus.

Baca Juga: 7 Pemenang MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2026 Terpilih, Siap Bawa Karya ke Panggung Asia Tenggara

Mahasiswa Mengeluhkan Biaya Kuliah dan Kos

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah mahasiswa Unpad menyampaikan pengalaman mereka mengenai biaya pendidikan.

Keluhan tidak hanya datang dari mahasiswa yang masuk melalui jalur prestasi, tetapi juga mahasiswa penyandang disabilitas.

Biaya tempat tinggal, kebutuhan sehari-hari, hingga uang kuliah menjadi sejumlah persoalan yang harus mereka pikirkan selama menjalani pendidikan tinggi.

Baca Juga: Bukan Sekadar Investasi, Pemkab Tasikmalaya Dorong UMKM Naik Kelas dan Warga Punya Pekerjaan

Salah seorang mahasiswa penyandang disabilitas netra, Gina, mengaku bersyukur dapat menempuh pendidikan di Unpad secara gratis.

Ia juga berharap perhatian terhadap mahasiswa penyandang disabilitas terus diperkuat agar akses pendidikan tinggi semakin terbuka.

Di tengah persoalan tersebut, Dedi Mulyadi meminta mahasiswa tidak menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai alasan untuk menghentikan pendidikan.

Ia bahkan memberikan bantuan kepada sejumlah mahasiswa, mulai dari biaya kos selama dua tahun hingga bantuan biaya kuliah gratis selama lima semester.

Dedi juga memberikan modal usaha Rp5 juta kepada mahasiswa yang ingin menjalankan usaha kecil untuk membantu memenuhi kebutuhan selama kuliah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X