"Dalam audiensi di DPRD DIY, peternak menyampaikan persoalan harga telur yang anjlok, tingginya biaya pakan, serta over supply yang semakin menekan usaha peternak," tulis postingan tersebut.
"Peternak mendorong intervensi pemerintah untuk menjaga keseimbangan produksi dan kebutuhan pasar, sekaligus memastikan ketersediaan pakan dengan harga yang terjangkau," sambungnya.***
Artikel Terkait
Pertama di Priangan Timur, RSUD dr Soekardjo Buka Layanan CAPD untuk Pasien Gagal Ginjal
Bukan Latihan di Lapangan, Megawati Hangestri Jalani Trekking di Jeju Bersama Hyundai Hillstate
Megawati Hangestri Ungkap Pembeda di Hyundai Hillstate, Kehadiran Suami Bikin Lebih Stabil di Liga Voli Korea
Bukan Sekadar Investasi, Pemkab Tasikmalaya Dorong UMKM Naik Kelas dan Warga Punya Pekerjaan
7 Pemenang MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2026 Terpilih, Siap Bawa Karya ke Panggung Asia Tenggara
Viral Pria Rusak Palang Pintu KA di Sleman, KAI Lapor Polisi dan Terduga Pelaku Diamankan