Pernyataan tersebut sejalan dengan keterangan Kementerian Imipas bahwa temuan Ombudsman masih dalam tahap pendalaman.
Dengan demikian, identitas orang yang disebut berada di dalam bangunan maupun dugaan penyalahgunaan fasilitas belum dapat dipastikan hanya berdasarkan peristiwa saat sidak.
Sebelum Menteri Imipas melakukan pemeriksaan, Ombudsman RI lebih dahulu mendatangi Lapas Cibinong untuk melakukan inspeksi mendadak pada Rabu, 23 September 2026.
Dalam siaran resminya, Ombudsman menyebut tim menemukan sejumlah bangunan di sekitar lapas yang terlihat seperti rumah kluster. Di dalam salah satu bangunan terdapat fasilitas berupa sofa, kulkas, televisi, meja makan, kamar, serta perlengkapan rumah tangga lainnya.
Ombudsman juga menyebut tim sempat bertemu dengan seseorang yang mengaku sebagai warga binaan. Namun, komunikasi dengan orang tersebut tidak berlangsung lama karena yang bersangkutan disebut langsung masuk ke dalam kamar.
Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin, menjelaskan kejadian tersebut dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis, 24 September 2026.
Baca Juga: KPLP Lapas Tasikmalaya Berganti, Dhimas Aditya Naraharyya Resmi Gantikan Yadi Surya
"Jadi, (rumah) yang ada salibnya itu kita masuk, nah dia mau ngobrol sama kita. Kita tanya, bapak siapa? Dia warga binaan," kata Fikri dalam konferensi pers di Jakarta, pada Kamis, 24 September 2026.
"Nah, mau kita kejar. Begitu dia kejar, ada petugasnya lebih ramai. Kita langsung ditarik. Nah, dia itu kaget. Lompat ke dalam (kamar), dikunci," tambahnya.
Temuan tersebut menjadi salah satu bagian yang kemudian diminta untuk ditindaklanjuti oleh pihak Kementerian Imipas. Ombudsman sendiri dalam keterangan resminya menyebut bangunan yang ditemukan diduga dihuni warga binaan, sementara pihak pemasyarakatan menyatakan kawasan tersebut berkaitan dengan rumah pegawai dan fasilitas asimilasi.
Baca Juga: 270 Warga Binaan Lapas Tasikmalaya Dapat Remisi HUT RI 2026, Sembilan Langsung Bebas
Perhatian terhadap Lapas Cibinong bermula dari sidak Ombudsman yang menemukan bangunan dengan kondisi berbeda dari blok hunian warga binaan pada umumnya.
Dalam keterangan resminya, Ombudsman menyebut terdapat lebih dari 10 rumah di area tersebut. Salah satu bangunan yang dimasuki tim memiliki fasilitas seperti ruang tamu, kamar, televisi, kulkas, dan perlengkapan lainnya.
Temuan itu kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai siapa yang menggunakan bangunan tersebut dan untuk kepentingan apa. Pertanyaan tersebut kini menjadi bagian dari pemeriksaan Kementerian Imipas.***
Artikel Terkait
Bansos Beras 30 Kg Cair September 2026, Cek Penerima dan 5 Penyebab Bantuan Belum Diterima
Ciamis Borong 2 Penghargaan dalam Sehari, Herdiat Bawa Pulang Prestasi Digitalisasi dan Pelayanan Adminduk
Priangan Timur Raih 4 Prestasi Nasional, Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah Makin Diperkuat
Kabupaten Tasikmalaya Raih TPID Award 2026, Dua Tahun Beruntun Jadi Terbaik Jawa-Bali
Kota Tasikmalaya Kembali Jadi Terbaik Jawa-Bali, TPID Award 2026 Pertahankan Prestasi Dua Tahun Beruntun
Cara Membuat Media Online Gratis yang Menghasilkan Uang: Website Gratis, SEO dan Iklan
JNE Gandeng Everpro, Roket Indonesia Perkuat Layanan Kurir Instan dan Buka Peluang Baru bagi UMKM
Lapas Cibinong Diusut Menteri Imipas, Kamar Mewah dan Penghuni yang Berlari Saat Sidak Ombudsman Jadi Sorotan
Yudi Suseno, Ditjenpas Jabar, Buka Suara soal Lapas Cibinong dan Ungkap Data LHKPN
Bansos PKH-BPNT September 2026 Belum Cair? Cek Bansos dan DTSEN Buka Jalur Usul Diri