Betrand Peto Diperiksa 8 Jam, Dicecar 55 Pertanyaan soal Laporan Dugaan Kekerasan Seksual

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 9 Oktober 2026 | 13:09 WIB
Betrand Peto menjalani pemeriksaan selama delapan jam di Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan kekerasan seksual pada Kamis, 8 Oktober 2026. (Instagram/betrandpetoputraonsu)
Betrand Peto menjalani pemeriksaan selama delapan jam di Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan kekerasan seksual pada Kamis, 8 Oktober 2026. (Instagram/betrandpetoputraonsu)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Sebanyak 55 pertanyaan diajukan penyidik kepada penyanyi Betrand Peto saat menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis (8/10/2026).

Pemeriksaan tersebut berlangsung sekitar delapan jam untuk mendalami laporan dugaan kekerasan seksual terhadap seorang wanita berinisial ANW (26).

Betrand tiba untuk menjalani pemeriksaan sekitar pukul 13.00 WIB dan baru menyelesaikan proses tersebut sekitar pukul 21.30 WIB.

Materi pertanyaan disebut berkaitan dengan aktivitasnya ketika menghadiri sebuah acara di kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Kebakaran Kramat Pulo Jakarta Pusat, Hanguskan 50 Bangunan, Api Padam Setelah 2 Jam

Kuasa hukum Betrand, Tiomthy Ezra, menjelaskan penyidik meminta kliennya menguraikan rangkaian aktivitas sejak berangkat menuju lokasi hingga meninggalkan tempat tersebut.

Sejumlah orang yang ditemui Betrand selama berada di lokasi juga menjadi bagian dari materi pemeriksaan.

“Perbuatan apa yang dilakukan dan tidak dilakukan. Jadi semuanya kami bantah, gitu. Ada juga yang kami okekan, ada yang enggak,” ujar Ezra kepada awak media Kamis, (8/10/2026).

Baca Juga: GWM Ora 5 HEV Bikin Penasaran, Sekali Isi Bensin Diklaim Tembus 1.100 Km, Tenaga 223 PS dan Irit 22,7 Km per Liter

Dalam perkara ini, Betrand membantah dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan kepadanya.

Meski demikian, penanganan kasus masih berjalan dan penyidik masih menunggu sejumlah hasil pemeriksaan yang berkaitan dengan pelapor.

Ezra menyebut hasil visum et repertum dan pemeriksaan psikologi forensik terhadap ANW menjadi bagian yang masih dinantikan dalam proses hukum tersebut.

“Jadi kami juga masih menunggu. Jadi kemungkinan mungkin akhir Oktober ada panggilan lagi yang dari visum tadi,” kata Ezra.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terbongkar! Anak 10 Tahun Diduga Jadi Korban Pencabulan

Kamis, 24 September 2026 | 05:35 WIB
X