Hajat Lembur Pangandaran Bukan Sekadar Ritual, Abah Anton Dorong Budaya Sunda Jadi Daya Tarik Wisata

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Senin, 12 Oktober 2026 | 14:47 WIB
Hajat Lembur Pangandaran digelar di Desa Babakan, Minggu (11/10/2026). Abah Anton (tengah) mendorong pertunjukan budaya rutin di kawasan wisata. (Dok. AMS)
Hajat Lembur Pangandaran digelar di Desa Babakan, Minggu (11/10/2026). Abah Anton (tengah) mendorong pertunjukan budaya rutin di kawasan wisata. (Dok. AMS)

Baca Juga: Pelayanan Publik Pangandaran Didorong Makin Cepat, Registrasi TTE PPPK Paruh Waktu Tembus 55,27 Persen

"Pemerintah daerah perlu menyiapkan ruang pertunjukan, kalender kegiatan rutin, pendampingan kelompok seni, serta kerja sama dengan pelaku usaha pariwisata," ucapnya.

Masyarakat dan komunitas adat juga perlu menjaga keberlanjutan tradisi agar tidak kehilangan nilai dan identitas ketika dikembangkan sebagai atraksi wisata.

Dengan demikian, tema “Mupusti Tradisi, Mulasara Budaya, Neraskeun Carita Kolot” dapat diwujudkan melalui upaya merawat tradisi dan meneruskannya kepada generasi berikutnya.

"Sinergi pemerintah, masyarakat adat, seniman, dan pelaku pariwisata sangat diperlukan agar program tersebut berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat Pangandaran," ujar Yana.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X