Jelang Idul Adha, Sejumlah Ternak Di Jabar Positif LSD, Pemerintah Sebarkan Vaksin

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Rabu, 14 Juni 2023 | 07:59 WIB
Jelang Idul Kurban, para peternak sapi rutin merawat dan menjaga kebersiha hewan serta fasilitas pendukung lainnya.  (Dede Farhan Kamil)
Jelang Idul Kurban, para peternak sapi rutin merawat dan menjaga kebersiha hewan serta fasilitas pendukung lainnya. (Dede Farhan Kamil)

Penyakit ini menyebabkan timbulnya benjolan atau bintik-bintik pada kulit hewan yang tertular. Diawali dengan bintik-bintik kecil dan keras, kemudian secara bertahap tumbuh ukurannya dan menjadi lembut serta berisi cairan. 

"Kulit di atas bintik-bintik tersebut dapat menjadi merah, membengkak, dan akhirnya mengalami ulserasi, yang kemudian dapat menyebabkan infeksi bakteri sekunder," ujar Supriyanto.

Menurutnya, LSD dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan karena menurunkan produksi susu, penurunan berat badan, menurunkan fertilitas, dan kematian dalam kasus-kasus yang parah.

Baca Juga: Ini Alasan Ridwan Kamil Dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya

Meskipun demikian terang dia, LSD tidak lebih berbahaya dibanding dengan dampak PMK. Dimana PMK memiliki tingkat penularan lebih tinggi, lebih cepat dan dapat menyebabkan kerugian ekonomi baik secara domestik maupun internasional.

"Sapi yang terinfeksi LSD dapat diberikan obat untuk mengurangi gejala penyakit seperti demam dan nyeri pada kulit. Pengobatan ini dapat membantu sapi untuk mempercepat pemulihan dan meningkatkan daya tahan tubuhnya," katanya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X