Cara Warga Perum Cintaraja Merajut Kerukunan Dan Perhatian Terhadap Dunia Pendidikan

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Senin, 19 Juni 2023 | 09:56 WIB
Di bawah komando Ketua Yayasan Pendidikan Al Muhajirin, sejumlah warga Perum Cintaraja menikmati hidangan pasca kerja bakti bersih-bersih sarana Madrasah Diniyah (Dede Farhan Kamil)
Di bawah komando Ketua Yayasan Pendidikan Al Muhajirin, sejumlah warga Perum Cintaraja menikmati hidangan pasca kerja bakti bersih-bersih sarana Madrasah Diniyah (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com-Kepengurusan baru sebuah yayasan pendidikan di salah satu komplek perumahan di Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, merangkul warga merajut keurkunan dan perhatian terhadap dunia pendidikan dengan cara kerja bakti/gotong royong.

Memanfaatkan momentum menjelang tahun ajaran baru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Madrasah Diniyah Al Muhajirin, warga diajak membersihkan dan menata gedung madrasah yang sudah mengalami banyak kerusakan ringan terutama di bagian atap.

Diawali dengan doa bersama, warga Perum Cintaraja yang berada di dua wilayah administrasi yakni Desa Cintaraja dan Cikunir ini, terlihat antusias menata kembali sarana pendidikan menjelang penerimaan anak didik baru pada bulan Juli 2023 nanti.

Baca Juga: Benelli Indonesia Launching Motor Cruiser Keeway Benda V252C di Jakarta Fair 2023, Spesifikasi dan Harga Cek!

Di bawah komando Ketua Yayasan Pendidikan Al Muhajirin, Dudung Supriadi, sebagian warga memilih mengecat dinding, mengepel lantai dan membersihkan setiap ruangan dari sampah dan debu.

"Kami bersama warga melaksanakan gotong royong menyiapkan sarana pendidikan bagi anak-anak kami yang berada di lingkungan perum." kata Dudung yang juga menjabat Kapolsek Leuwisari, Minggu, 18 Juni 2023. 

Dihadiri Wakapolres Tasikmalaya, Kompol Sohet, aksi kerja bakti itu juga merupakan cara lain untuk menguatkan rasa kekeluargaan warga serta menumbuhkan kecintaan terhadap dunia pendidikan.

Baca Juga: Kemenag Resmi Tetapkan Idul Adha 1444 H Jatuh pada Kamis, 29 Juni 2923, Berikut Penjelasannya

"Kita ingin semua memiliki pemikiran yang sama, bahwa pendidik diniyah itu penting bagi anak-anak sejak dini. Itu akan menjadi pondasi bagi generasi bangsa menapaki kehidupan lebih majemuk ke depan," ujar Dudung. 

Dia mengakui, beberapa tahun ke belakang, kegiatan pendidikan agama di madrasah diniyah Al Muhajirin mengalami kevakuman akibat keterbatasan tenaga pendidik yang bisa fokus. 

Sedangkan sarana dan prasarana pendidikan serta potensi besar anak didik di perum tersebut terang Dudung, sudah cukup mendukung.

Baca Juga: 30 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1444 H Penuh Arti Pengorbanan, Cocok Untuk Status Facebook dan WhatsApp

Jadi selama ini, warga terpaksa memilih menyekolahkan anak di madrasah di luar perum. Sedangan ruang kelas dimanfaatkan untuk pengajian bulanan ibu-ibu.

"Saat ini kami sebagai pengurus baru yayasan, bersama masyarakat bertekad menghidupkan kembali pendidikan diniyah untuk anak-anak usia dini. Kami siapkan manajemen serta sarana dan prasarana pendukungnya dengan layak," tutur Dudung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X