Mediapriangan.com-Kepengurusan baru sebuah yayasan pendidikan di salah satu komplek perumahan di Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, merangkul warga merajut keurkunan dan perhatian terhadap dunia pendidikan dengan cara kerja bakti/gotong royong.
Memanfaatkan momentum menjelang tahun ajaran baru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Madrasah Diniyah Al Muhajirin, warga diajak membersihkan dan menata gedung madrasah yang sudah mengalami banyak kerusakan ringan terutama di bagian atap.
Diawali dengan doa bersama, warga Perum Cintaraja yang berada di dua wilayah administrasi yakni Desa Cintaraja dan Cikunir ini, terlihat antusias menata kembali sarana pendidikan menjelang penerimaan anak didik baru pada bulan Juli 2023 nanti.
Di bawah komando Ketua Yayasan Pendidikan Al Muhajirin, Dudung Supriadi, sebagian warga memilih mengecat dinding, mengepel lantai dan membersihkan setiap ruangan dari sampah dan debu.
"Kami bersama warga melaksanakan gotong royong menyiapkan sarana pendidikan bagi anak-anak kami yang berada di lingkungan perum." kata Dudung yang juga menjabat Kapolsek Leuwisari, Minggu, 18 Juni 2023.
Dihadiri Wakapolres Tasikmalaya, Kompol Sohet, aksi kerja bakti itu juga merupakan cara lain untuk menguatkan rasa kekeluargaan warga serta menumbuhkan kecintaan terhadap dunia pendidikan.
Baca Juga: Kemenag Resmi Tetapkan Idul Adha 1444 H Jatuh pada Kamis, 29 Juni 2923, Berikut Penjelasannya
"Kita ingin semua memiliki pemikiran yang sama, bahwa pendidik diniyah itu penting bagi anak-anak sejak dini. Itu akan menjadi pondasi bagi generasi bangsa menapaki kehidupan lebih majemuk ke depan," ujar Dudung.
Dia mengakui, beberapa tahun ke belakang, kegiatan pendidikan agama di madrasah diniyah Al Muhajirin mengalami kevakuman akibat keterbatasan tenaga pendidik yang bisa fokus.
Sedangkan sarana dan prasarana pendidikan serta potensi besar anak didik di perum tersebut terang Dudung, sudah cukup mendukung.
Jadi selama ini, warga terpaksa memilih menyekolahkan anak di madrasah di luar perum. Sedangan ruang kelas dimanfaatkan untuk pengajian bulanan ibu-ibu.
"Saat ini kami sebagai pengurus baru yayasan, bersama masyarakat bertekad menghidupkan kembali pendidikan diniyah untuk anak-anak usia dini. Kami siapkan manajemen serta sarana dan prasarana pendukungnya dengan layak," tutur Dudung.
Artikel Terkait
Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023 Tingkat Kabupaten Ciamis, Sekaligus Hari Otonomi Daerah Ke-27
Pimpin Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023, Pj Wali Kota Tasikmalaya: Perkuat Semangat Merdeka Belajar
Peningkatan Pendidikan di Jawa Barat, Tiga Fokus Utama dari DPRD Untuk Masa Depan Pendidikan yang Lebih Baik
Berkaca Pada Provinsi Jawa Timur, Komisi V DPRD Jawa Barat Minta Pemprov lebih Sinergis di Dunia Pendidikan
Pastikan Masyarakat Mendapat Layanan Pendidikan, DPRD Jabar Pantau PPDB 2023 di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya