Peningkatan Pendidikan di Jawa Barat, Tiga Fokus Utama dari DPRD Untuk Masa Depan Pendidikan yang Lebih Baik

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 3 Mei 2023 | 14:59 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc saat menghadiri upacara Hari Pendidikan (Hardiknas) Tahun 2023 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, pada Selasa, 2 Mei 2023.  ( Humas DPRD Jawa Barat)
Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc saat menghadiri upacara Hari Pendidikan (Hardiknas) Tahun 2023 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, pada Selasa, 2 Mei 2023. ( Humas DPRD Jawa Barat)

 

Mediapriangan.com - Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc, hadir dalam upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 yang digelar di Lapangan Gasibu, Kota Bandung pada Selasa, 2 Mei 2023.

Menurut Abdul Hadi Wijaya, Hardiknas 2023 menjadi momentum penting dalam meningkatkan pendidikan di Jabar. Meskipun pendidikan di Jabar sudah cukup baik, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitasnya.

"Meskipun prestasi pendidikan di Jabar sudah cukup banyak, masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus ditingkatkan," kata Abdul Hadi Wijaya usai upacara Hardiknas 2023 di Lapangan Gasibu, Bandung.

Baca Juga: Tema Peringatan Hardiknas 2 Mei 2023: Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar, Cek Logo dan Maknanya

Terdapat tiga hal yang perlu ditingkatkan dan menjadi fokus DPRD Jawa Barat, yaitu biaya pendidikan, blank spot, dan kualitas pendidikan.

Pertama, Abdul Hadi Wijaya menyoroti soal biaya pendidikan. Dia berpendapat bahwa biaya pendidikan di Jabar harus gratis, terutama bagi masyarakat miskin.

"Biaya pendidikan harus gratis bagi masyarakat miskin. Bagi yang mampu, silakan berkontribusi," ujar Abdul Hadi Wijaya.

Baca Juga: 40 Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2023, Penuh Makna dan Motivasi Untuk Inspirasi Momentum 2 Mei 2023

Kedua, soal blank spot. Menurutnya, semua calon peserta didik harus terakomodasi dan tidak ada lagi blank spot.

"Masih banyak blank spot. Misalkan, ada sekolah bagus tapi siswa yang pakai zonasi hanya bisa paling banyak 1 kilometer. Diluar 1 kilometer masuk zonasi itu enggak bisa. Artinya pekerjaan rumah (terkait blank spot) untuk memenuhi zonasi masih besar (masih banyak)," jelasnya.

Ketiga, Abdul Hadi Wijaya menyoroti soal kualitas pendidikan. Dia menekankan pentingnya menghasilkan lulusan yang punya banyak prestasi sekaligus berakhlak baik dan sopan, disiplin, dan siap kerja.

Baca Juga: 60 Link Twibbon Hari Pendidikan Nasional 2023 atau Hardiknas Dengan Desain Menarik, Untuk Dibagikan 2 Mei 2023

"Pendidikan yang baik akan menghasilkan anak yang berdaya dan produktif," tambahnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X