Mediapriangan.com - Komisi III DPRD Jawa Barat menyoroti pentingnya sektor pendapatan daerah dalam pembahasan mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur untuk Tahun Anggaran 2023.
Pembahasan LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2023 oleh Komisi III DPRD Jawa Barat dilaksanakan di Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Bandung Barat pada Selasa, 2 April 2024.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Sugianto Nangolah, menegaskan bahwa fokus pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah krusial agar pembangunan dan pelayanan publik dapat didanai secara lebih optimal.
"Fokus pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi krusial agar pembangunan dan pelayanan publik dapat didanai secara lebih optimal." katanya.
Sugianto menggarisbawahi pentingnya memanfaatkan aset Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan PAD, seperti mengubah aset yang terletak di pinggir jalan menjadi media iklan yang dapat menghasilkan PAD tambahan.
"Kolaborasi antara instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sangatlah vital agar upaya meningkatkan PAD dapat terlaksana," kata Sugianto, menekankan pentingnya kerjasama antarpihak.
Pendapat serupa juga diungkapkan oleh Anggota Komisi III, Sumiyati, yang berharap agar kinerja BUMD dapat dioptimalkan untuk mendongkrak PAD, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi pasca pandemi.
"Diperlukan langkah-langkah inovatif untuk memastikan PAD kita dapat pulih, termasuk memperbaiki kinerja BUMD yang saat ini belum optimal dalam menyetorkan deviden," tambah Sumiyati.
Sumiyati menyoroti pentingnya transparansi dalam mengatasi masalah, dan mengajukan pertanyaan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai strategi yang akan diambil untuk memastikan pemulihan PAD yang berkesinambungan.
Baca Juga: Rapat Banmus Bahas 3 Ranperda Penting Prakarsa DPRD Jawa Barat dan Penjadwalan Strategis