“Oh iya dong (tetap sensitif), DPR ini kan saya kira pasti peka lah, karena salah satu tujuan kita ini kan UU dan tujuannya yang terbaik untuk masyarakat di seluruh sektor lini kehidupan,” ungkapnya.
Terkait momen berjoget yang menuai kritik, Pasha menjelaskan bahwa hal itu terjadi setelah acara resmi sidang berakhir.
Saat itu, ada hiburan dari mahasiswa Universitas Pertahanan yang membawakan lagu daerah.
“Ini kan sebenarnya ini kan setelah selesai kegiatan dan ada hiburan dari adek-adek Unhan, kalau saya gak salah gitu di lantai 2, yang kebetulan bawa lagu Sajojo atau apa gitu kemarin,” jelasnya.
Ia menegaskan tidak ada maksud dari anggota DPR untuk mengabaikan tugas maupun fungsi mereka.
“Saya kira itu spontanitas, tidak ada niat kawan-kawan itu kemudian seolah-olah mengesampingkan tugas, fungsi, seperti itu,” tandas Pasha.***