SUKAHARJO, Mediapriangan.com - Fenomena ganjil menyelimuti musibah genangan air di kawasan perumahan Gang Nuri, Waringinrejo, Desa Cemani Sukoharjo pada Rabu (15/4/2026).
Jika biasanya air luapan berwarna cokelat lumpur, kali ini warga justru diterjang banjir berwarna hitam legam yang diduga kuat berasal dari ceceran limbah industri rumahan.
Kejadian yang viral melalui unggahan akun Instagram @infocegatansukoharjo ini memperlihatkan pemandangan mengerikan di mana cairan pekat memenuhi seluruh area gang hingga meluber ke jalan raya.
Berdasarkan rekaman yang beredar, sumber utama masalah tersebut ditengarai berasal dari sebuah lokasi penyimpanan sisa pelumas yang tidak mampu menahan debit air hujan.
"Itu olinya udah sampai ujung gang, dari sini Po SAN. Ini banjir full item di gang Nuri Waringinrejo," ucap perekam video yang menyaksikan langsung bagaimana oli bekas tersebut mencemari lingkungan sekitar.
Kronologi Luapan dari Tangki Bawah Tanah
Investigasi amatir di lokasi kejadian mengungkap bahwa polusi ini bermula dari tangki penyimpanan yang terendam air.
Akibat tekanan air hujan yang masuk ke dalam sistem drainase, cairan oli bekas yang seharusnya tersimpan di bawah tanah justru terdorong naik ke permukaan dan mengalir bebas mengikuti arus genangan.
Baca Juga: Inovasi Penataan Halaman Gedung Sate, Solusi Atasi Macet dan Ruang Aspirasi yang Lebih Estetik
"Itu sebenarnya penampungan oli. Nah, penampungan oli itu modelnya kayak septic tank, dia ada di bawah tanah," jelas seorang pria dalam video tersebut.
Meski upaya darurat telah dilakukan oleh pemilik lokasi, namun derasnya air membuat situasi sulit terkendali.
"Karena air masuk, oli itu kebuang ke atas semua padahal udah disumpel pakai karung, tetep keluar. Ini katanya sisa 5 drum dari banjir tadi," terangnya lebih lanjut.