Dedi Mulyadi juga memastikan bahwa Milangkala Tatar Sunda tidak hanya dirayakan di lingkup provinsi, melainkan mencakup daerah-daerah lain yang masih memegang teguh tradisi Sunda, termasuk sebagian wilayah di Banten dan Jawa Tengah.
Dampak positif dari perayaan Milangkala Tatar Sunda ini diakui secara langsung oleh pelaku usaha. Santi, seorang pedagang di sekitar Alun-alun Sumedang, mengungkapkan bahwa omzetnya meningkat drastis seiring dengan tingginya kunjungan warga yang ingin menyaksikan iring-iringan tersebut.
Hal senada disampaikan Bupati Sumedang yang mencatat okupansi hotel serta restoran penuh dipesan tamu yang antusias mengikuti jalannya kegiatan sepanjang akhir pekan.***