daerah

Jejak Sejarah Kerajaan-kerajaan yang Ada di Tatar Sunda dalam Kirab Mahkota Binokasih

Senin, 4 Mei 2026 | 13:29 WIB
Mahkota Binokasih kembali diarak! Menelusuri jejak sejarah kerajaan-kerajaan yang ada di Tatar Sunda dalam kemeriahan Milangkala Tatar Sunda yang sakral. (Dok. Humas Jabar)

Berikut adalah daftar kerajaan-kerajaan yang ada di Tatar Sunda yang tercatat dalam sejarah:

1. Kerajaan Salakanagara: Dianggap sebagai kerajaan paling awal di Tatar Sunda (abad ke-1 Masehi).

2. Kerajaan Tarumanagara: Pusat kekuasaan besar pertama dengan bukti prasasti yang tersebar di wilayah Bogor, Jakarta, dan Banten.

3. Kerajaan Sunda: Kelanjutan dari Tarumanagara yang diproklamasikan oleh Sri Maharaja Tarusbawa.

4. Kerajaan Galuh: Kerajaan besar di sebelah timur yang menjadi asal-usul banyak pemimpin besar, termasuk Prabu Siliwangi.

Baca Juga: Tradisi Nyangku Mengenang Jejak Kebesaran Kerajaan Panjalu, Tengok Silsilah Keturunan Prabu Borosngora

5. Kerajaan Talaga: Satu-satunya kerajaan bercorak Buddha di Tatar Sunda yang berpusat di Majalengka.

6. Kerajaan Cirebon: Didirikan oleh Pangeran Cakrabuana, berkembang menjadi pusat penyebaran Islam.

7. Kesultanan Banten: Lahir dari pengaruh Cirebon dan menjadi pesaing utama Kerajaan Sunda di masa akhir.

8. Kerajaan Tembong Agung dan Sumedanglarang: Kerajaan yang berpusat di Sumedang dan menjadi penerus sah regalia kerajaan Sunda melalui pemberian Mahkota Binokasih.

Baca Juga: Ikuti Prosesi Peringatan Kerajaan Galuh, Paramitha Rusady Ternyata Keturunan Darah Biru

Masyarakat kini memiliki kesempatan untuk lebih mengenal sejarah tersebut melalui rangkaian kegiatan yang didukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dengan memahami sejarah kerajaan-kerajaan yang ada di Tatar Sunda, diharapkan rasa bangga terhadap warisan budaya daerah semakin menguat di tengah arus modernisasi.

Setelah singgah di Tasikmalaya, rombongan kirab akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Garut, Cianjur, hingga berakhir di Kota Bogor.

Seluruh rangkaian ini didesain untuk memperkuat ingatan kolektif masyarakat terhadap kejayaan masa lalu yang sempat membentuk peradaban besar di tanah Pasundan.***

Halaman:

Tags

Terkini