Parmono, salah satu petugas damkar dari Mako Satpol PP Kabupaten Purworejo, menjelaskan bahwa kondisi di lapangan saat tim tiba sudah masuk dalam fase api besar (fully developed).
Menurutnya, kecepatan perambatan api dipengaruhi oleh isi tangki bahan bakar dari kendaraan yang terparkir sangat rapat.
"Petugas damkar sampai sini tadi posisi api sudah menyala besar. Yang terbakar menyeluruh (area parkir)," kata Parmono dalam keterangannya di hari yang sama.
Parmono juga menyoroti aspek teknis yang menyebabkan motor ludes dengan sangat cepat di area terbatas tersebut.
"Karena ini parkiran jadi menjalarnya api cepat mungkin faktor dari BBM di kendaraan. Kami mengerahkan ada 5 unit mobil dan bantuan 1 unit dari Kulonprogo," sambungnya.
Dampak dan Investigasi Lanjutan
Api akhirnya berhasil dinyatakan padam sekitar pukul 09.30 WIB setelah petugas damkar melakukan lokalisir area agar tidak merembet ke gedung produksi utama.
Meski mengakibatkan kerugian materiil yang sangat besar, hingga saat ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa.
Dua orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat.
Hingga laporan ini disusun, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara di kawasan PT Arami Jaya guna mencari tahu sumber pasti pemicu kebakaran.
Dugaan sementara mengarah pada masalah teknis di salah satu unit kendaraan, namun investigasi mendalam masih terus berjalan untuk memastikan penyebab utamanya di wilayah Purworejo tersebut.***