“Di sini, saya menggarisbawahi bahwa saya bukan Taufik Hidayat seperti yang di foto ini. Memang rada mirip, tapi itu bukan saya,” lanjutnya.
Melalui video klarifikasi tersebut, Warga Soreang itu juga mengimbau masyarakat agar tidak gegabah menuduh seseorang hanya karena memiliki kemiripan wajah dengan DPO kasus penyekapan Bandung.
“Mohon untuk Pak Polisi, untuk teman-teman warga masyarakat Indonesia, Bandung, dan sekitarnya, saya bukan Taufik Hidayat,” tukasnya.
Sementara itu, kasus penyekapan Bandung yang menyeret nama Taufik Hidayat masih menjadi perhatian publik.
Baca Juga: Viral Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang saat Demo Mahasiswa, Muncul Isu Mediasi dengan Wapres Gibran
Kasus tersebut terungkap setelah keluarga korban menerima informasi bahwa YTR sedang menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
Kondisi korban saat ditemukan disebut sangat memprihatinkan. YTR mengalami luka serius yang diduga merupakan akibat dari penyiksaan berulang selama bertahun-tahun.
Selain mengalami kerusakan pada bagian wajah, korban juga dilaporkan mengalami kebutaan permanen.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga hidup dalam pengawasan ketat pelaku selama tiga tahun terakhir.
Selama periode tersebut, korban disebut berpindah-pindah tempat tinggal dari satu kos ke kos lainnya sehingga sulit dilacak oleh keluarga.
Kasus penganiayaan dan penyekapan Bandung itu kini masih terus ditangani aparat kepolisian.
Sementara pencarian terhadap Taufik Hidayat sebagai DPO terus dilakukan, masyarakat juga diimbau tetap berhati-hati dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan pihak lain hanya karena dugaan atau kemiripan fisik semata.***