Damkar Jakarta Pusat memastikan kebakaran Menteng tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, baik dari kalangan pekerja maupun petugas yang terlibat dalam proses pemadaman.
Subady menjelaskan para pekerja dievakuasi dari sejumlah lantai karena saat kebakaran terjadi aktivitas pembangunan masih berlangsung.
"Pekerja yang dievakuasi berbagai titik, karena masih dalam pekerjaan," beber Subady.
Ia menambahkan kondisi seluruh korban dipastikan selamat setelah proses penyelamatan selesai dilakukan.
"Alhamdulillah, info terakhir tak ada korban jiwa dari pekerja dan anggota," ungkap Subady.
Hingga proses pendinginan berlangsung, petugas masih melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Baca Juga: Diduga Berawal dari Puntung Rokok, Kebakaran Lahan Satu Hektare di Sukaresik Berhasil Dicegah Meluas
Bronto Skylift Dikerahkan Padamkan Api
Dalam penanganan gedung terbakar di Menteng, Damkar Jakarta Pusat mengerahkan 22 unit mobil pemadam beserta 105 personel.
Selain mobil pemadam, petugas juga menggunakan kendaraan bronto skylift untuk menjangkau kobaran api yang berada di lantai atas gedung.
"Unit Bronto tadi dipakai untuk proses pemadaman, memang ada api di lantai 3," kata Subady.
Penggunaan bronto skylift dinilai membantu petugas menjangkau titik api yang sulit diakses dari permukaan tanah sehingga proses pemadaman dapat dilakukan lebih efektif.
Baca Juga: dr Gia Pratama Ingatkan Nakes usai Polemik Pasien BPJS, Sebut Jas Putih Harus Jadi Penetral Emosi
Dugaan Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga kini, penyebab pasti gedung terbakar di Menteng masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.