GARUT, Mediapriangan.com - Pemkab Garut mulai mematangkan pelaksanaan GEMAR yang akan digelar bersamaan dengan Car Free Day di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut, pada Minggu, 23 Agustus 2026. Persiapan dilakukan melalui rapat koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Dispora Kabupaten Garut, Jumat, 7 Agustus 2026, dipimpin Kepala Dispora Garut dan melibatkan berbagai instansi, mulai dari Satlantas Polres Garut, Kodim 0611/Garut, Diskominfo, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga perangkat daerah terkait.
Kolaborasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemkab Garut dalam menyukseskan GEMAR yang menjadi salah satu agenda olahraga masyarakat di kawasan Car Free Day.
Baca Juga: Unggahannya Dirujak Warganet, Pegawai RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya Mengundurkan Diri
Bahas Pengamanan hingga Rekayasa Lalu Lintas
Dalam rapat tersebut, seluruh peserta membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan. Pembahasan mencakup pengaturan arus lalu lintas, rekayasa jalan, pengamanan lokasi, kesiapan fasilitas pendukung, pelayanan kesehatan, kebersihan kawasan, hingga strategi publikasi kegiatan.
Selain itu, kesiapan pelaksanaan senam massal sebagai agenda utama GEMAR juga menjadi fokus pembahasan agar kegiatan dapat berlangsung lancar dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.
Kepala Dispora Garut menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan GEMAR tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
"Keberhasilan penyelenggaraan GEMAR membutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, nyaman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat."
Dorong Gaya Hidup Sehat dan Aktivitas Ekonomi
Melalui pelaksanaan GEMAR, Pemkab Garut berharap semakin banyak masyarakat yang aktif berolahraga sekaligus membudayakan pola hidup sehat melalui kegiatan fisik yang menyenangkan.
Penyelenggaraan Car Free Day juga diharapkan mampu mengoptimalkan fungsi ruang publik sebagai tempat berolahraga, berekreasi, serta memperkuat interaksi sosial antarwarga.