Baca Juga: Rutilahu di Jawa Barat Tak Lagi Harus Menunggu Didata, Warga Kini Bisa Melapor Lewat Imah Aing
"Gaya takbir Love you @thesoundsproject @ghanabanyubiru @renggalihlembahingtyas," tulisnya.
Foto gaya takbir tersebut kemudian menjadi perhatian publik hingga berujung pada laporan terhadap Clareesya. Meski demikian, status perkara saat ini masih berupa laporan yang tengah didalami kepolisian.
Clareesya Sudah Menyampaikan Klarifikasi
Sebelum laporan tersebut mencuat, Clareesya telah memberikan penjelasan mengenai unggahan yang menuai polemik. Klarifikasi itu disampaikan melalui akun media sosial pribadinya pada 13 Agustus 2026.
Baca Juga: TMMD ke-129 Ditutup, Pesan 0612/Tasikmalaya: Bangunan Boleh Selesai, Gotong Royong Jangan Berhenti
"Dengan ini saya Clareesya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang timbul sehubungan dengan postingan saya di Threads," ujar Clareesya dalam klarifikasinya, pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Clareesya menjelaskan bahwa unggahan tersebut tidak dibuat untuk menyampaikan maksud lain. Ia menyebut foto itu berkaitan dengan perasaan bahagia setelah mendapatkan kesempatan tampil dalam sebuah festival musik besar.
Bagi Clareesya, tampil di acara sebesar Sounds Project merupakan pencapaian yang telah lama diimpikan. Ia juga menilai kesempatan tersebut memiliki arti penting bagi musisi yang sedang membangun karier.
"Oleh karena itu, apa yang saya sampaikan dalam postingan tersebut tidak memiliki maksud lain selain untuk mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan atas kesempatan tersebut," bebernya.
Klarifikasi tersebut disampaikan Clareesya sebelum laporan polisi mengenai dugaan penghinaan agama diketahui publik.
Bukan Kasus Pertama yang Menyorot Sounds Project
Sorotan terhadap Clareesya muncul tidak lama setelah Sounds Project menjadi perhatian akibat kontroversi lain. Sebelumnya, dua orang pembawa acara dilaporkan ke Polda Metro Jaya setelah beredarnya video tantangan hafalan Al-Quran yang dikaitkan dengan hadiah minuman keras.