"Pemerintah daerah perlu menyiapkan ruang pertunjukan, kalender kegiatan rutin, pendampingan kelompok seni, serta kerja sama dengan pelaku usaha pariwisata," ucapnya.
Masyarakat dan komunitas adat juga perlu menjaga keberlanjutan tradisi agar tidak kehilangan nilai dan identitas ketika dikembangkan sebagai atraksi wisata.
Dengan demikian, tema “Mupusti Tradisi, Mulasara Budaya, Neraskeun Carita Kolot” dapat diwujudkan melalui upaya merawat tradisi dan meneruskannya kepada generasi berikutnya.
"Sinergi pemerintah, masyarakat adat, seniman, dan pelaku pariwisata sangat diperlukan agar program tersebut berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat Pangandaran," ujar Yana.***