parlemen

Anggota DPRD Jawa Barat Minta Pemerintah Bangun Kembali Pesantren Terdampak Gempa di Cianjur

Senin, 10 April 2023 | 22:30 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat H. Oden Haryadi dalam kegiatan di Desa Cipendawa Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Selasa 4 April 2023. ( Tangkap layar laman resmi DPRD Jabar)

 

Mediapriangan.com - Anggota DPRD Jawa Barat H. Oden Haryadi meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memberikan perhatian serius kepada pesantren terdampak gempa di Kabupaten Cianjur.

Bagaimana tidak, hingga hari ini masih banyak pesantren di Cianjur yang tidak berjalan karena terdampak gempa berkekuatan magnitudo 5,6 magnitudo tersebut.

"Adanya gempa bumi di Kabupaten Cianjur beberapa waktu yang lalu, banyak pondok pesantren yang tidak berjalan sampai saat ini," terangnya.

Baca Juga: Pansus I LKPJ DPRD Jawa Barat Tinjau Tol Cisumdawu, Target Rampung Tepat Waktu untuk Lancarkan Arus Mudik 2023

Hingga saat ini masih banyak pesantren yang terdampak gempa berkekuatan 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur, , banyak pesantren yang tidak berjalan.

Terdapat 31 bangunan pondok pesantren yang mengalami rusak berat dan roboh, sehingga proses belajar mengajar di pondok pesantren pun diliburkan.

"Banyak pondok pesantren yang mengalami rusak berat dan roboh, sehingga proses belajar mengajar di pondok pesantren pun diliburkan," jelasnya.

Baca Juga: Kasus Temuan Polio di Purwakarta, DPRD Jabar Iis Turniasih Minta Masyarakat Proaktif dalam Menjaga Lingkungan

Dalam rangka memfasilitasi penyelenggaraan pesantren, Oden berharap pemerintah dapat membangun kembali sarana dan prasarana pesantren yang rusak parah.

"Hal ini sesuai dengan amanah Peraturan Daerah (Perda) No. 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren," ujarnya.

Hal tersebut dipaparkan Oden disela kegiatan penyebarluasan di Desa Cipendawa Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Selasa 4 April 2023.

Baca Juga: Program Lumbung Pangan Desa, Anggota DPRD Jawa Barat: Solusi Menjaga Ketersediaan Pangan Masyarakat

"Sesuai perda ini harus bisa memfasilitasi juga (perbaikan pesantren), karena dengan gempa ini banyak pondok pesantren yang tidak berjalan," jelas Oden.

Halaman:

Tags

Terkini