Mediapriangan.com - Sejumlah kelompok petani di Kabupaten Garut mengeluhkan sulit mendapatkan pupuk bersubsidi.
Selain itu permasalahan tidak meratanya distribusi Kartu Petani menjadi salah penyebab sulitnya pupuk bersubsidi didapatkan.
Hal ini disampaikan Anggota DPRD Jabar Daerah Pemilihan XIV (Kabupaten Garut) Deden Galih saat ditemui Kampung Galumpit, Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu 11 Maret 2023.
“Di beberapa wilayah di Kabupaten Garut, aspirasi yang paling banyak diterima itu dari kelompok petani," katanya.
Deden Galih melanjutkan, petani banyak mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi, dan kalaupun ada dengan harga yang mahal.
"Mereka banyak mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi, dan kalaupun bisa mendapatkannya itu pun harus dengan harga yang mahal,” ungkapnya.
Selain itu permasalahan lain yang dikeluhkan oleh kelompok tani adalah distribusi Kartu Tani yang tidak merata.
Bahkan, menurut para petani di Kabupaten Garut banyak Kartu Tani yang tidak tepat sasaran. Sehingga distribusi pupuk bersubdisi kerap bermasalah.
“Info dari petani di Kabupaten Garut itu, malah banyak masyarakat yang sebenarnya tak pantas mendapatkan Kartu Tani justru mendapatkannya,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Rapat Paripurna PAW DPRD Jabar Lantik Oden Haryadi Menggantikan Ade Barkah Surahman Dari Fraksi Golongan Karya
Kesiapan Tahun Politik, MKD DPR RI Gelar Kunker ke DPRD Jabar, Tekait Penegakkan Hukum Menjelang Pemilu 2023
Upaya Tingkatkan Partisipasi Perempuan Dalam Dunia Politik, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat: Harus Terus Dilakukan
Anggota DPRD Jabar Sebut Pekerja Migran Indonesia Perlu Perlindungan dari Pihak yang Tidak Bertanggungjawab
Anggota DPRD Jabar Soroti Tingginya Permasalahan Pekerja Migran Indonesia Asal Kabupaten Cianjur