Mediapriangan.com: Penopang Jembatan Cigeureuh yang menghubungkan Banjaran Pangalengan di Kabupaten Bandung mengalami kerusakan.
Hal tersebut berdasarkan laporan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat bahwa jembatan Cigeureuh mengalami kerusakan pada sisi penopang, sehingga harus segera di perbaiki.
Jika tidak segera diperbaiki, akses Banjaran dan Pangalengan terancam, sehingga bisa menganggu mobilitas masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas.
Baca Juga: Sasar Pedagang dan Sopir Angkutan, BIN Gelar Vaksinasi Massal di Terminal Sindangkasih Ciamis
Merespons hal itu, Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau jembatan Cigeureuh sebagai jalan Provinsi Jawa Barat yang mengalami kerusakan penopang jembatan akibat tergerus air, Kamis (11/8/2022).
Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat H. Mochamad Ichsan mengatakan, jembatan Cigeureuh ini mengalami kerusakan pada sisi penopang akibat tergerus air.
Baca Juga: Pemerintah Desa Sukahurip Kecamatan Cihaurbeuti, Lantik Kepala Dusun Baru
Jembatan yang dilintasi oleh jalan provinsi ini menghubungkan Banjaran Pangalengan, ini harus segera di perbaiki karena bisa mengancam akses masyarakat.
"Hari ini kita melihat salah satu jembatan yang dilintasi oleh jalan Provinsi yaitu Banjaran - Pangalengan, nama jembatannya ialah Cigeureuh, dapat laporan penopang jembatan ini sudah rusak tergerus oleh air," katanya.
Menurut Ichsan, terdapatnya usulan untuk membuat sayap yang bisa menopang kekuatan jembatan. Usulan tersebut menelan kurang lebih anggaran untuk memperbaiki kerusakan jembatan ini sekitar 500 jutaan.
Baca Juga: Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Dalami Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pemotongan Dana PIP
Tentunya Komisi IV DPRD Jabar akan memasukan usulan tersebut dalam nota komisi sebagai usulan sehingga dapat dianggarkan di APBD Provinsi Jawa Barat.
"Maka nanti bisa dianggarkan di APBD perubahan, karena akan menjadi catatan besar. Pasalnya jalan ini merupakan perlintasan vital di Kabupaten Bandung," tuturnya.*