Mediapriangan.com - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Oleh Soleh, SH menegaskan, DPRD Prov Jabar mengutuk keras tindakan pelaku dan pihak-pihak terkait yang melakukan aksi bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu, 7 Desember 2022.
Bom bunuh diri yang mengguncang Mapolsek Astana Anyar, Jalan Astana Anyar nomor 340, Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, tersebut, terjadi sekitar pukul 8.20 WIB dan menimbulkan sejumlah korban.
Selain menewaskan pelaku teror bom bunuh diri, akibat kejadian tersebut, seorang anggota Polsek Karang Anyar, Aida Sofyan menjadi korban dan meninggal dunia.
"Kami mengutuk keras aksi bom bunuh diri apapun alasannya. Karena jelas menimbulkan kerugian bukan hanya materi tetapi juga nyawa manusia yang tidak berdosa," kata kang Oleh, sapaan akrab politisi PKB ini.
DPRD Prov Jabar lanjut dia, mendukung Polri mengusut tuntas aksi bom bunuh diri tersebut hingga ke akar-akarnya.
"Harus diusut tuntas hingga ke akar-akarnya, agar di kemudian hari tidak terjadi hal serupa, di saat masyarakat hari ini membutuhkan hidup aman, nyaman dan damai," ujar kang Oleh.
Dia pun menyampaikan ucapan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban. Semoga diberikan kesabaran dan ketabahan.
Seperti diberitakan sebelumnya, saat jajaran Polsek Astana Anyar melaksanakan apel, pelaku bom bunuh diri yang diketahui bernama Agus Sujatno (34), warga Kecamatan Batununggal, Bandung, tiga-tiba menerobos gerbang Mapolsek dan masuk halaman.
Dalam hitungan detik setelah berada dekat dengan peserta apel, pelaku yang diduga terafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ini meledakkan bom hingga tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan.***