Mediapriangan.com - SDN 1 Pamokolan dan gabungan SDN 2 serta SDN 3 Desa Cihaurbeuti, Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis, Jabar terancam bubar. Pasalnya, dana BOS tak kunjung cair.
Dana Bantuan Operasional Sekolah atau dana BOS tersebut, terhambat pasca dilakukan merger antara SDN 2 dan SDN 3 ke SDN 1 Pamokolan.
Padahal dana BOS merupakan satu-satunya sumber penghidupan untuk menutupi berbagai kebutuhan operasional sekolah, termasuk untuk tunjangan untuk para guru honor.
Baca Juga: Tak Sedikit Guru Matematik Di Kabupaten Tasikmalaya Kurang Menguasai Aplikasi Teknologi
Kepala SDN 1 Pamokolan, Dayat mengatakan, dana BOS tidak cair diduga setelah terjadinya merger. Hal itu akibat masing-masing sekolah memiliki murid kurang dari 60 orang.
"Kami selaku Kepala Sekolah SDN 1 Pamokolan kebingungan dengan tidak cairnya dana BOS tersebut. Kami kesulitan untuk pembiayaan listrik, WiFi dan untuk para guru honor, terpaksa kami mencari dana talang untuk menutupi kebutuhan tersebut," tutur Dayat, Kamis, 17 November 2022.
Dia mengaku, telah berkomunikasi dengan pihak Korwil Pendidikan Kecamatan Cihaurbeuti dan bersama-sama menanyakan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, namun jawaban yang diterima bukan merupakan solusi.
Baca Juga: Kwarran Panumbangan Gelar Lomba Tingkat II Pramuka Penggalang di Lapangan Desa Jayagiri
"Dana BOS untuk SDN 1 cair sebanyak 46 orang, tetapi untuk SDN 2 dan 3 sejak bulan Mei 2022 hingga saat ini belum cair. Kami menunggu kejelasan apakah mau dibubarkan atau gimana ini sekolah," ujar Dayat.
Koordinator Pendidikan Cihautbeuti, Gunawan menjelaskan, sesuai informasi dari Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, dana BOS tidak cair setelah dimerger.
"Katanya hal itu sesuai sistem yang berlaku dan berdasarkan keterangan dari hasil rapat melalui daring di Surabaya,” kata Gunawan.***
Artikel Terkait
Bupati Ciamis Buka Secara Resmi Seleksi Wawancara Bakal Calon Kepala Sekolah, Simak Pesannya
Pastikan Kondusifitas LT II Pramuka 2022 Sukamantri, Polsek Panjalu Lakukan Monitoring
Tak Hanya Pintar dan Cerdas, Anak Dituntut Berbudaya Lokal. Ini Cara KCD Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat
SMAN 1 Kawali Kabupaten Ciamis, Deklarasikan Sebagai Sekolah Toleransi dan Anti Hoaks
Browndo, Perpaduan Makanan Tradisional dan Modern Karya Siswa SMKN 1 Ciamis, Harap Jadi Oleh-oleh Khas Ciamis