Mediapriangan.com- Jauh sebelum usulan pemekaran Daerah Otonomi Baru Kabupaten Tasikmalaya Utara (DOB Tasut) disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya, anggota DPRD Prov Jabar, Yod Mintaraga mengaku telah melakukan pendekatan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan menyampaikan beberapa hal terkait kondisi Tasut.
Yod katakan, bahwa sesungguhnya Tasut sudah memiliki persyaratan yang beberapa di antaranya jauh lebih potensial dibanding Tasikmalaya selatan (Tasela). Dari luas wilayahnya, jumlah penduduk, potensi daerah termasuk pendapatan asli daerah (PAD) nya.
Wilayah tasut terang dia, memiliki potensi alam dengan daerah pertaniannya yang luas. Kemudian perkebunan, peternakan dan perikanan. Serta potensi alam berupa energi panas bumi/geothermal di Karaha Bodas.
Baca Juga: Usulan Pemekaran DOB Tasut Memasuki Babak Baru, Begini Kata Yod Mintaraga
Dari sisi letak geografisnya, Tasut berada di daerah lintasan jalan regional provinsi yang menghubungkan dengan Jabar bagian timur. Demikian pula Tasuk dengan dengan ibu kota induk yakni Singaparna, dengan adanya jalan tembusan Ciawi-Singaparna (Cisinga).
Kemudian lanjut anggota Fraksi Golkar ini, hampir seluruh jalan di wilayah Tasut dalam kondisi mulus dan sudah ber-hotmix. Di samping itu, dari sisi ketersediaan infrastruktur lainnya seperti sarana dan prasarana pendidikan, Tasut sudah memiliki fasilitas yang jauh lebih baik dan maju dibanding Tasela.
"Tasut ini sudah memiliki sarana dan prasarana pendidikan yang cukup merata dan sangat baik. Seperti SMA Negeri, SMK Negeri terbaik juga punya. Kemudian Madrasah Aliyah Negeri, perguruan tingginya sudah ada dan pesantren pun banyak serta seabreg sarana pendidikan lainnya," kata Yod, Kamis, 29 Desember 2022.
Untuk fasilitas pelayanan pusat perdagangan, terang dia, Tasut ini juga sudah memiliki Pasar Rajapolah dan Pasar Ciawi sebagai kekuatan perekonomian masyarakat.
"Belum lagi, Tasut ini memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. Antara lain pemandian air panas kemudian venue gantole dan aeromodeling yang belum lama ini digunakan untuk kegiatan Porprov Jabar 2022. Artinya, dari sisi kesiapan menuju DOB, Tasela sudah jauh dari cukup," ujar Yod.
Dia menegaskan, jika DOB Tasut terwujud, maka perkembangan dan kemajuan masyarakatnya akan jauh lebih cepat dibanding Tasela. Hal itu didasari dengan eksisting fasilitas pendukung yang kondisinya hari ini sangat signifikan. Tinggal nanti menggenjot SDM nya.
Baca Juga: Diduga Main Dengan Orang Bank, Seorang PNS Pemkot Tasikmalaya Juga Pengusaha Bobol CIJ RP 5,4 Miliar
"Terkait pemekaran DOB Tasut, sudah saya komunikasikan ke pak Gubernur, Sekda dan Biro Otonomi Daerah (Otda) termasuk ke teman-teman anggota DPRD Prov Jabar Dapil 15 yang berjumlah 7 orang," ucap Yod.
Artikel Terkait
Terkait Kemiskinan Di Tasikmalaya, DPRD Prov Jabar Dorong Kebijakan Strategis Pemkot Melalui Pj Wali Kota
Sikapi Tantangan Kebangsaan Terkait Etika Kehidupan Berbangsa, DPRD Prov Jabar Pertegas 4 Pilar Kebangsaan
Yod Mintaraga Sebut Optimisme Besar Tahun 2023 Untuk Masyarakat Jabar
APBD Jabar 2023 Naik, Yod Mintaraga Dorong Peningkatan Kesejahteraan Rakyat
Usulan Pemekaran DOB Tasut Memasuki Babak Baru, Begini Kata Yod Mintaraga