Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dorong Pemerintah Daerah Lakukan Lobi-Lobi

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Sabtu, 31 Desember 2022 | 20:32 WIB
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Arid Rachman, SE,MM (Tangkap layar instagram.com/arif_rachman93)
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Arid Rachman, SE,MM (Tangkap layar instagram.com/arif_rachman93)

 

Mediapriangan.com- Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2023, akan difokuskan kepada empat hal.

Konstruksi APBD tahun anggaran 2023 Kabupaten Tasikmalaya salah satunya Dana Alokasi Umum (DAU), digunakan paling besar untuk belanja rutin pegawai atau gaji pegawai.

Sisanyanya, atau sebesar 29,4 persen, diarahkan pada tiga sektor, yakni Pekerjaan Umum, Pendidikan dan sektor Kesehatan.

Baca Juga: Hadiri Peresmian Masjid Raya Al Jabbar, Oleh Soleh: Selain Sarana Ibadah, Juga Untuk Pelajari Khazanah Islam

Hal tersebut menyusul adanya kebijakan pusat melalui surat edaran (SE) dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan.

Kebijakan pemerintah pusat itu, dinilai cukup membebani pemerintah daerah melakukan ekspansi pembangunan di berbagai sektor. 

Menanggapi kebijakan pemfokusan DAU di tiga sektor yakni pendidikan, kesehatan dan PU, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Arif Rachman menegaskan, anggaran itu bukan hanya DAU tetapi ada sumber-sumber lain yang dapat dimanfaatkan.

Baca Juga: Untuk CDOB Tasela, Anggota DPRD Prov Jabar Sebut Tugas Pansus Sudah Selesai

Pemerintah Daerah, sebut dia, sejatinya memiliki banyak peluang, jika mau berikhtiar untuk mencari sumber-sumber keuangan lain demi keberlangsungan kegiatan pembangunan yang telah diprogramkan.

"Pemerintah daerah hanya butuh melakukan pendekatan atau lobi-lobi, baik ke pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Toh di pusat masih ada ruang untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dan di provinsi ada Banprov untuk kabupaten/kota," kata Arif, Minggu, 31 Desember 2022. 

Namun, terkhusus untuk Kabupaten Tasikmalaya, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Prov Jabar ini menilai bahwa arah pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya tidak pernah fokus.

Baca Juga: Jadwal Tayang dan Harga Tiket Film KKN di Desa Penari Versi Extended, Cek di Bioskop Semarang 31 Desember 2022

"Di satu sisi mengaku kekurangan anggaran, namun di sisi lain justru dinilai menghambur-hamburkan uang dengan memberi bantuan kendaraan ke organisasi atau lembaga tertentu," ujar Arif. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X