The Heritage Foundation Desak Pemeriksaan Visa Pangeran Harry ke Donald Trump, Terkait Pengakuan Pernah Konsumsi Narkoba

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 25 Januari 2025 | 13:57 WIB
Donald Trump didesak untuk medeportasi Pangeran Harry (Instagram/realdonaldtrump - sussexroyal)
Donald Trump didesak untuk medeportasi Pangeran Harry (Instagram/realdonaldtrump - sussexroyal)

 

Mediapriangan.com - Pembahasan Pangeran Harry seharusnya dideportasi dari Amerika Serikat saat ini sedang menjadi pembicaraan.

Setelah pelantikan Donald Trump, ia langsung mendapatkan tekanan untuk merilis file imigrasi Pangeran Harry.

Desakan itu santer dilakukan oleh lembaga konservatif, Margaret Thatcher Center for Freedom dari The Heritage Foundation yang diwakili oleh direkturnya, Nile Gardiner.

Baca Juga: Terancam Dideportasi, Status Visa Pangeran Harry di Amerika Diduga Terkait Perlindungan Era Joe Biden

Menurutnya, Pangeran Harry telah melakukan pelanggaran saat mengajukan visa untuk bisa tinggal di Amerika.

Seperti yang diketahui, usai mundur dari Keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran Harry tinggal di Montecito, California bersama Meghan Markle dan kedua anaknya, Archie dan Lilibet.

Pangeran Harry mengaku pernah mengonsumsi obat terlarang

Alasan The Heritage getol untuk diberikan akses melihat file pengajuan visa Pangeran Harry karena pengakuannya tentang obat-obatan terlarang.

Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Kunjungi Pengungsian Korban Kebakaran Los Angeles, Bermalam di Pusat Evakuasi

Pangeran Harry pernah mengaku dalam memoar Spare di tahun 2023 lalu yang menyebut penggunaan kokain, ganja, dan jamur psikedelik.

“Tentu saja, saya sedang mengonsumsi kokain saat itu,” ujarnya dalam buku tersebut.

“Di rumah seseorang, saat berburu di akhir pekan, saya ditawari dan sejak itu, saya mengonsumsi lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Pernyataan yang menyesatkan mengenai permohonan visa atau green card untuk tinggal di Amerika ini dapat mengakibatkan konsekuensi serius, termasuk penghapusan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X