5. Melakukan lapor diri secara resmi kepada KBRI Tehran.
6. Mengikuti perkembangan situasi melalui media resmi dan patuhi arahan dari otoritas lokal.
7. Apabila mengalami kondisi darurat, segera menghubungi nomor hotline:
+98 902 446 8889 (Telepon & WhatsApp)
+98 991 466 8845 (WhatsApp Only)
KBRI juga mengingatkan pentingnya solidaritas antar sesama WNI serta kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan skenario terburuk.
Untuk diketahui, konflik ini dipicu oleh langkah Israel yang mengklaim hendak menghentikan proyek pengembangan senjata nuklir Iran.
Serangan udara Israel menyasar berbagai fasilitas strategis, terutama yang berada di sekitar ibu kota Tehran.
Kondisi ini menempatkan seluruh WNI di Iran dalam situasi rawan, sehingga KBRI menegaskan akan terus memantau dan memberikan dukungan penuh bagi keselamatan mereka.***
Artikel Terkait
WNI Kini Bisa Transit 10 Hari di China Tanpa Visa, Bebas Traveling hingga Bisnis di 24 Wilayah Mulai 12 Juni 2025
2 WNI Ditangkap Imigrasi AS Usai Kerusuhan di Los Angeles, Kemlu Beberkan Alasan Penahanan
Pesawat Air India Boeing 787 Jatuh Usai Lepas Landas di Ahmedabad, Angkut 242 Penumpang Tujuan Inggris
Pesawat Air India Jatuh di Ahmedabad, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI dalam Daftar Penumpang AI171 Menuju London
Saham Boeing Langsung Terjun Bebas Usai Insiden Pesawat Air India Jatuh di Ahmedabad, Analis Sebut Faktor Kepercayaan
Tragedi Pesawat Air India di Ahmedabad Kembali Sorot Rekam Jejak Kecelakaan Udara Mematikan di Negeri Bollywood