Iran Luncurkan Rudal Sejjil Langsung ke Israel, Pertama Kali Dipakai Setelah Lama Disimpan di Fasilitas Militer

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 20 Juni 2025 | 08:05 WIB
Potret rudal milik Iran, Sejjil yang diluncurkan untuk serangan udara ke Israel, pada Kamis, 19 Juni 2025.  (X.com/@atadodelanata)
Potret rudal milik Iran, Sejjil yang diluncurkan untuk serangan udara ke Israel, pada Kamis, 19 Juni 2025. (X.com/@atadodelanata)

Mediapriangan.com - Situasi di Timur Tengah semakin panas setelah Iran untuk pertama kalinya meluncurkan rudal balistik jarak jauh Sejjil dalam serangan langsung ke wilayah Israel, Rabu, 18 Juni 2025 waktu setempat.

Peluncuran ini menjadi bagian dari gelombang ke-12 Operasi True Promise 3 yang dilakukan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Rudal Sejjil, yang selama ini hanya menjadi simbol kekuatan militer Iran di balik gudang senjata mereka, akhirnya digunakan dalam pertempuran nyata.

Baca Juga: SBY Peringatkan Dunia di Ambang Malapetaka jika Perang Iran dan Israel Tak Terkendali, Sebut 5 Tokoh Kunci

Target serangan dilaporkan mengarah ke pusat Kota Tel Aviv, Israel, yang langsung menjadi sorotan publik internasional.

"Gelombang ke-12 Operasi True Promise 3 dimulai dengan penembakan rudal Sejjil dua tahap yang sangat berat dan jarak jauh," ujar IRGC dalam pernyataan resmi, dikutip dari The Cradle dan Iranwire, Kamis, 19 Juni 2025.

Dalam pernyataan tegasnya, IRGC juga memperingatkan penduduk Israel di wilayah pendudukan untuk segera mengungsi, mengingat potensi serangan susulan yang bisa berlangsung hingga 24 jam.

Baca Juga: WNI di Iran Diminta Siaga 1 Menlu Sugiono Ingatkan Target Serangan Israel Bukan Hanya Militer tapi Juga Warga Sipil

"Pilihannya hanya dua: mati perlahan di dalam bunker atau menyelamatkan diri dari hujan rudal yang berlangsung 24 jam penuh dengan meninggalkan tanah yang direbut oleh leluhurmu," tegas IRGC.

Rudal Sejjil sendiri merupakan senjata balistik dua tahap berbahan bakar padat, menggantikan generasi sebelumnya seperti rudal Shahab yang masih menggunakan bahan bakar cair.

Keunggulan bahan bakar padat membuat rudal ini lebih cepat diluncurkan dan sulit dideteksi radar musuh.

Baca Juga: Putin Tawarkan Mediasi Iran dan Israel Demi Hentikan Serangan tapi Trump Tolak dan Sindir Rusia Urus Perang Sendiri

Menurut laporan Outlook India, Sejjil memiliki jangkauan antara 2.000 hingga 2.500 kilometer, cukup untuk menyerang wilayah Israel, Arab Saudi, hingga fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Dari sisi kecepatan, rudal ini mampu melesat hingga Mach 12-14 saat memasuki atmosfer, dan mempertahankan kecepatan Mach 5 ketika menghantam target.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X