Konflik Iran-Israel Memanas, Kemlu RI Sebut 580 WNI Terjebak di Qom dan Rafah, Mayoritas Mahasiswa dan Peserta Magang

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 18 Juni 2025 | 20:29 WIB
Potret Ibu Kota Teheran, Iran.  (Unsplash.com / Hosein Charbaghi)
Potret Ibu Kota Teheran, Iran. (Unsplash.com / Hosein Charbaghi)

Mediapriangan.com - Ketegangan antara Iran dan Israel yang terus meningkat membuat pemerintah Indonesia waspada.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat ratusan warga negara Indonesia (WNI) terjebak di kawasan konflik tersebut, khususnya di kota Qom, Iran, dan Rafah, Israel.

Konflik bersenjata ini memuncak sejak serangan udara Israel menghantam Ibu Kota Teheran pada 13 Juni 2025. Hingga Rabu, 18 Juni 2025, situasi belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Baca Juga: Iran Undang Prabowo di Tengah Konflik Lawan Israel, Dubes Sebut Bisa Jadi Penetral Racun di Air yang Keruh

Dalam keterangannya, Juru Bicara Kemlu RI, Rolliansyah Soemirat menyebutkan total 580 WNI berada di wilayah konflik. Mereka terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan peserta magang pendidikan.

"Dapat kami sampaikan berdasarkan data terakhir terdapat 386 warga negara Indonesia yang berada di Iran mayoritas berada di kota Qom, mereka ini adalah pelajar dan mahasiswa," ujar Soemirat dalam konferensi pers pada Rabu, 18 Juni 2025.

Sementara itu, WNI di Israel juga menjadi perhatian, terutama yang berada di wilayah selatan negara tersebut.

Baca Juga: Netanyahu Diberi Ultimatum Iran, Warga Tel Aviv Diminta Mengungsi, Serangan Balasan Disebut Segera Tiba

"Kemudian tercatat oleh KBRI Amman terdapat 194 warga negara Indonesia yang berada di Israel, mayoritas adalah peserta magang pendidikan di kota Rafah di bagian selatan Israel," lanjutnya.

Kemlu RI menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada laporan WNI menjadi korban dalam konflik bersenjata tersebut.

"Dapat kami sampaikan bahwa dalam komunikasi KBRI Amman dan juga KBRI Teheran dengan WNI hingga saat ini tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam konflik Iran dan Israel," tegas Soemirat.

Baca Juga: Istana Pantau Ketat Konflik Iran-Israel, Rencana Evakuasi 386 WNI Masih dalam Koordinasi dengan Menlu

Sebagai bentuk antisipasi, pemerintah Indonesia juga menyerukan peringatan keras kepada WNI yang berencana melakukan perjalanan ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.

"Bagi warga negara Indonesia yang memiliki rencana perjalanan ke Iran, ke Israel, ke Suriah, ke Lebanon, ke Yaman kami menyarankan agar dapat menunda perjalanannya, karena di negara tersebut perwakilan RI telah menetapkan status siaga," imbau Soemirat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X