Inggris, Kanada, Australia hingga Portugal Akui Palestina, Netanyahu Geram! Tak Akan Ada Negara Palestina di Tepi Barat

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 22 September 2025 | 10:57 WIB
Empat negara barat mulai dari Inggris hingga Portugal telah mengakui kedaulatan Palestina.  (Unsplash/Ömer Faruk Yıldız)
Empat negara barat mulai dari Inggris hingga Portugal telah mengakui kedaulatan Palestina. (Unsplash/Ömer Faruk Yıldız)

Mediapriangan.com - Dunia kembali diguncang isu panas Timur Tengah setelah empat negara barat, yakni Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal, resmi mengakui Palestina sebagai negara berdaulat.

Langkah ini disebut sebagai dorongan untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian dan solusi dua negara.

Langkah Inggris diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Keir Starmer pada Minggu, 21 September 2025.

Baca Juga: Kanada Umumkan Akan Akui Palestina di PBB 2025, PM Mark Carney Tegaskan Dukung Solusi Dua Negara dan Tolak Hamas

“Hari ini, untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian bagi Palestina dan Israel, serta solusi dua negara, Inggris secara resmi mengakui negara Palestina,” tulis Starmer melalui akun X.

Starmer menilai pengakuan ini merupakan pondasi penting untuk membangun kepercayaan antara kedua pihak dan menjadi langkah awal menuju solusi dua negara.

Australia dan Kanada pun menyusul. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese bersama Menlu Penny Wong menegaskan bahwa negaranya mendukung aspirasi rakyat Palestina.

Baca Juga: Kelakar Donald Trump Soal Macron Akui Palestina, 'Dia Orang Baik, Tapi Tak Akan Berpengaruh Apa Pun di Timur Tengah'

“Dengan demikian, Australia mengakui aspirasi sah dan lama rakyat Palestina untuk memiliki negara sendiri,” tulis keduanya dalam pernyataan di X.

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengumumkan sikap serupa dan menegaskan kemitraan negaranya untuk membantu mewujudkan masa depan damai bagi Palestina dan Israel.

Tak ketinggalan, Portugal ikut menambahkan dukungannya. Menteri Luar Negeri Paulo Rangel menyebut pengakuan itu sebagai kebijakan yang konsisten dan sesuai prinsip diplomasi negaranya.

Baca Juga: Emados Shawarma Buka di Kota Tasikmalaya, Sajikan Ayam Roasted 3 Ekor Cuma Rp99.000 dan Cita Rasa Khas Palestina!

Namun, langkah ini memicu reaksi keras dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia menolak tegas pengakuan tersebut.

“Saya punya pesan yang jelas bagi para pemimpin yang mengakui negara Palestina setelah pembantaian mengerikan pada 7 Oktober: Anda memberikan imbalan besar kepada teror,” kata Netanyahu dikutip AFP, Senin 22 September 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X