BONDOWOSO, Mediapriangan.com - Dugaan korupsi dalam pengadaan lahan kompensasi oleh (PT BSI) di Kabupaten dipastikan telah masuk tahap pemeriksaan oleh (KPK). Informasi tersebut disampaikan Direktur Eksekutif , Agus Sugiarto, yang akrab disapa Jack, pada Senin (2/3/2026). Ia menegaskan, laporan dugaan korupsi itu telah diajukan pihaknya sejak 2014.
Menurut Jack, laporan tersebut berkaitan dengan proses pengadaan lahan kompensasi PT BSI sebagai pengelola tambang emas di kawasan. Empat tahun setelah laporan dilayangkan, tepatnya pada 2018, tim KPK melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak di Bondowoso, termasuk oknum pejabat tinggi di lingkungan pemerintah daerah saat itu.
“Setelah saya laporkan tahun 2014, pada 2018 penyidik KPK memeriksa beberapa pihak, termasuk oknum pejabat tinggi Bondowoso,” ujar Jack.
Ia mengungkapkan, pada 2019 dirinya mendapat informasi dari penyidik KPK bahwa dalam perkara tersebut telah ditemukan unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH).
“Saat itu disampaikan kepada saya bahwa PMH sudah ditemukan, tinggal melengkapi bukti materielnya,” katanya.
Namun hingga memasuki 2026, belum ada perkembangan lanjutan yang diumumkan secara terbuka terkait penanganan kasus tersebut. Jack menilai situasi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Ia juga mengaku sempat menerima informasi bahwa kasus lahan kompensasi PT BSI tidak termasuk perkara yang dihentikan penyidikannya (SP3) oleh KPK. Karena itu, pihaknya terus menagih komitmen penegak hukum agar proses hukum segera dituntaskan.
Baca Juga: Warga Pesanggaran Gelar Demo Tolak Tambang PT BSI, Suara Penolakan Gunung Tumpangpitu Menguat
“Saya terus menagih janji penyidik KPK karena pemeriksaan sudah dilakukan dan unsur PMH sudah disebutkan ada,” tegasnya.
Tak hanya itu, Jack menyatakan akan melayangkan surat resmi kepada Presiden guna meminta atensi agar kasus tersebut mendapat kepastian hukum.
“Saya akan berkirim surat kepada Presiden Prabowo agar penanganan kasus ini bisa dilanjutkan dan ada kepastian hukum,” ucapnya.
Dugaan Permainan Oknum dan Selisih Ganti Rugi
Dalam laporannya, Jack Center mengungkap dugaan adanya permainan sejumlah oknum pejabat tinggi di Pemda Bondowoso saat proses pengadaan lahan kompensasi berlangsung.
Artikel Terkait
Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Kian Panas, KPK Dalami Aliran Uang, Distribusi Kuota, hingga Fasilitas Jemaah
Dugaan Korupsi di Proyek Whoosh Kian Panas, Mahfud MD Desak KPK Tak Tunggu Laporan, Biaya 3 Kali Lipat dari China
KPK OTT di Riau, 10 Orang Diamankan Termasuk Pejabat Pemprov, Dugaan Korupsi Dinas PUPR
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Ungkap Modus ‘Jatah Preman’ di Dinas PUPR
Dugaan Pelanggaran Izin Tambang Emas Tumpang Pitu, Nama Abdullah Azwar Anas Kembali Mengemuka
IUP Tambang Emas Tumpang Pitu Disorot, Fauzan LS Desak Mahkamah Partai Periksa Azwar Anas