• Minggu, 11 Oktober 2026

Hari Kesehatan Mental Sedunia 2026, Tema Pengalaman Hidup Didengar dan Maknanya, Simak Sejarahnya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:53 WIB
Foto Ilustrasi: Screenshot perayaan hari kesehatan mental sedunia sebagai bagian penting dari kesejahteraan dan kualitas hidup seseorang. (Dok. WHO)
Foto Ilustrasi: Screenshot perayaan hari kesehatan mental sedunia sebagai bagian penting dari kesejahteraan dan kualitas hidup seseorang. (Dok. WHO)

Setiap tahun, kampanye mengangkat tema tertentu untuk mendorong perhatian terhadap aspek penting dalam kesehatan mental.

Pada 2026, fokusnya diarahkan pada pengalaman orang yang menjalani kondisi kesehatan mental dan pentingnya menjadikan suara mereka bagian dari proses pengambilan keputusan.

Baca Juga: Polemik MBG Anak Panti Asuhan Viral hingga 5,8 Juta Kali, Kepala BGN Ungkap Mekanisme Penyalurannya

Makna Tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2026

Tema 2026 mengandung pesan bahwa mendengarkan saja belum cukup. Pengalaman orang yang menghadapi persoalan kesehatan mental perlu menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan, perancangan layanan, pelaksanaan program, hingga evaluasi hasilnya.

WHO menekankan bahwa pengalaman langsung dapat memberikan pemahaman yang tidak selalu diperoleh melalui pendidikan profesional atau penelitian saja.

Orang yang pernah menjalani proses mencari pertolongan maupun menghadapi hambatan layanan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan yang kerap terlewatkan.

Baca Juga: PREDICTIVE Exhibition Vol. 3 UPI Tasikmalaya Pamerkan Karya Internasional, Limbah Disulap Jadi Produk Kreatif

Karena itu, pengalaman hidup perlu ditempatkan sebagai sumber pengetahuan yang berharga. Pelibatan yang bermakna berarti memberikan ruang kepada mereka untuk memengaruhi keputusan, bukan sekadar hadir sebagai pihak yang diminta berbagi cerita.

Pendekatan ini juga berkaitan dengan pengembangan layanan yang berpusat pada individu, berbasis hak, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

WHO turut menyoroti pentingnya perawatan berbasis komunitas agar orang dengan kondisi kesehatan mental dapat memperoleh dukungan tanpa kehilangan hubungan dengan keluarga dan lingkungan sosialnya.

Baca Juga: FOSSMA Tasikmalaya Gelar Musker I, Bidik Persoalan Sosial hingga Masa Depan Kota yang Lebih Maju, Sejahtera dan Religius

Mengapa Kesehatan Mental Perlu Mendapat Perhatian?

Kesehatan mental merupakan bagian dari kesejahteraan seseorang. Kondisi ini berkaitan dengan cara seseorang berpikir, mengelola emosi, menghadapi tekanan, membangun hubungan, dan menjalani aktivitas sehari-hari.

Perhatian terhadap kesehatan mental perlu diberikan seiring dengan perhatian terhadap kesehatan fisik. Persoalan mental tidak sepatutnya dijadikan bahan ejekan, alasan untuk mendiskriminasi, atau dasar untuk memberikan stigma kepada seseorang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X