internasional

Raja Yordania Abdullah II Tolak Relokasi Warga Gaza, Temui Trump di Gedung Putih untuk Bahas Solusi tanpa Usik Palestina!

Sabtu, 15 Februari 2025 | 08:04 WIB
Potret Raja Yordania Abdullah II (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kanan). (Instagram.com/@whitehouse)

Baca Juga: Indonesia Dipertimbangkan AS Sebagai Lokasi Sementara untuk Relokasi Pengungsi Gaza, Begini Rencana Lengkapnya

Kompromi dengan AS Tanpa Perlu Relokasi Warga Gaza

Dalam kesempatan yang sama, Raja Abdullah II juga menuturkan pihaknya sedang menyusun rencana soal bagaimana negara-negara di kawasan Timur Tengah dapat 'kompromi' dengan Trump terkait gagasan AS yang ingin relokasi warga Gaza.

Dalam pembicaraan di Gedung Putih, Raja Abdullah II disebut berhasil membujuk Trump yang sebelumnya melontarkan kemungkinan menghentikan bantuan AS ke Yordania jika negara itu tidak mau menampung warga Gaza.

"Salah satu hal yang bisa kita lakukan segera adalah merawat 2.000 anak, anak-anak penderita kanker yang berada dalam kondisi sakit parah. Itu dimungkinkan untuk terjadi," kata Raja Abdullah II ketika Trump menyambut dirinya dan Putra Mahkota Hussein di Gedung Putih.

Baca Juga: 82 Orang Tewas Termasuk Warga Sipil, Israel Tetap Lancarkan Serangan ke Gaza Meski Ada Gencatan Senjata

Trump pun sempat menyebut gagasan Raja Yordania itu sebagai 'tindakan yang sangat indah' dan mengakui dirinya tidak mengetahui kedatangan Raja Yordania di Gedung Putih.

Berkaca dari hal itu, sebelumnya terdapat sederet rencana AS yang akan ambil alih Jalur Gaza. Berikut ulasan selengkapnya.

Rencana AS Ambil Alih Jalur Gaza

Dalam kesempatan berbeda, Trump pernah menyatakan Amerika Serikat akan mengambil alih Jalur Gaza, Palestina, dan meratakan wilayah tersebut.

"AS akan mengambil alih Jalur Gaza dan kami juga akan melakukan pekerjaan di sana," kata Trump dalam konferensi pers usai bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih (White House), Washington, DC, pada Rabu, 5 Februari 2025.

Baca Juga: Kate Middleton Makin Berpengaruh di Kerajaan Inggris, Ratu Camilla Disebut Ketar-ketir Taklukkan Popularitasnya

Sambil berdiri di samping Netanyahu, Trump mengatakan Washington akan menguasai Jalur Gaza dan bertanggung jawab untuk membongkar seluruh bom berbahaya yang belum meledak serta memusnahkan seluruh senjata di area itu.

Trump: Singkirkan Bangunan yang Hancur di Gaza

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga berjanji untuk melakukan perombakan besar-besaran di Jalur Gaza, Palestina.

Halaman:

Tags

Terkini