Air Mineral di Eropa Terpapar Bahan Kimia Abadi, Benarkah Masih Aman untuk Dikonsumsi?

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 26 Januari 2025 | 15:58 WIB
Ilustrasi: air mineral.  (Freepik/rawpixel.com)
Ilustrasi: air mineral. (Freepik/rawpixel.com)

 

Mediapriangan.com - Penemuan baru dari peneliti Eropa menunjukkan bahwa beberapa merek air mineral di kawasan tersebut terpapar bahan kimia yang dikenal sebagai "bahan kimia abadi."

Hasil penelitian ini memunculkan pertanyaan besar: apakah air mineral tersebut tetap aman untuk dikonsumsi?

Paparan TFA pada Air Mineral

Pesticide Action Network Europe (PAN Europe), sebuah organisasi ilmiah terkemuka, baru-baru ini merilis analisis yang menyebutkan bahwa 10 dari 19 merek air mineral yang diuji terkontaminasi oleh asam trifluoroasetat (TFA).

Baca Juga: Kepala Badan Gizi Nasional Ungkap Peluang Serangga Hingga Ulat Sagu Masuk dalam Menu MBG, Begini Penjelasannya

Senyawa kimia ini tergolong kecil, larut dalam air, dan sulit terurai di alam, membuatnya mudah menyebar hingga ke sumber air tanah terdalam.

Walau TFA belum secara resmi dikategorikan sebagai "bahan kimia abadi," banyak ahli memasukkannya ke dalam kelompok per-and polyfluoroalkyl substances (PFAS), yang dikenal berbahaya karena tidak dapat terurai secara alami.

PFAS sering ditemukan dalam produk rumah tangga, limbah industri, pestisida, bahkan busa pemadam kebakaran.

Baca Juga: Kemendikdasmen Resmi Luncurkan Portal Rumah Pendidikan untuk Siswa dan Guru, Apa Saja Manfaat dan Tujuannya?

Dampak Kesehatan

Meskipun penelitian dampak TFA terhadap manusia masih berlangsung, sejumlah studi menunjukkan bahwa zat ini memiliki potensi racun bagi reproduksi mamalia dan dapat merusak organ hati.

Beberapa PFAS bahkan dikaitkan dengan risiko penyakit serius, seperti kanker testis, kanker ginjal, dan gangguan tiroid.

Konsentrasi TFA di lingkungan dilaporkan meningkat drastis dalam beberapa dekade terakhir. Zat ini kini ditemukan di air hujan, sungai, makanan, bahkan dalam darah manusia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X