Qadha Puasa Ramadan atau Puasa Syawal, Mana Dulu yang Harus Dikerjain? Yuk Cari Tahu Jawabannya!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 1 April 2025 | 17:12 WIB
Ilustrasi wanita membayar Qadha dulu atau Puasa Syawal? (Freepik/Freepik)
Ilustrasi wanita membayar Qadha dulu atau Puasa Syawal? (Freepik/Freepik)

Ibnu Rajab mengatakan:

مَنْ كَانَ عَلَيْهِ قَضَاءٌ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ فَلْيَبْدَأْ بِقَضَائِهِ فِي شَوَّالٍ فَإِنَّهُ أَسْرَعُ لِبَرَاءَةِ ذِمَّتِهِ، وَهُوَ أَوْلَى مِنَ التَّطَوُّعِ بِصِيَامِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ
“Barangsiapa memiliki utang puasa dari bulan Ramadhan, maka segeralah untuk menggantinya di bulan Syawal, karena hal itu lebih cepat membebaskan dirinya dari tanggungannya. Ini lebih utama daripada melakukan puasa sunnah enam hari di Syawal” (Ibnu Rajab, Lathaiful Ma'arif fima li Mawasimil 'Am minal Wazhaif, halaman 244).

Baca Juga: Doa dan Amalan di Malam Lailatul Qadar Yang Diajarkan Rasulullah

Lebih lanjut, Imam Ibnu Rajab menjelaskan bahwa orang yang melakukan puasa Syawal sementara masih memiliki utang puasa Ramadan tidak akan memperoleh pahala puasa sunnah, karena anjuran puasa Syawal hanya berlaku bagi mereka yang telah melaksanakan puasa Ramadan dengan sempurna.

Kesimpulannya, bagi mereka yang memiliki utang puasa Ramadan, lebih baik untuk mendahulukan mengganti puasa Ramadan setelah Idul Fitri, baru kemudian melaksanakan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal.

Semoga kita termasuk golongan yang beruntung, yang memperoleh pahala puasa setahun penuh.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X