Ini Makna dan Rangkaian Ibadah di Mina Usai Wukuf, dari Lempar Jumrah Hingga Mabit Tiga Malam Penuh Berdoa

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 6 Juni 2025 | 13:10 WIB
Foto: Ilustrasi tenda jemaah haji saat mabit. (Instagram/informasihaji)
Foto: Ilustrasi tenda jemaah haji saat mabit. (Instagram/informasihaji)

Baca Juga: Bupati Cecep dan Wabup Asep Sholat Ied di Singaparna, Minta Doa agar Mampu Jawab Harapan Masyarakat Tasikmalaya

Skema Tanazul dan Pembatalannya

Semula, Kemenag bersama otoritas Arab Saudi merencanakan skema tanazul, yaitu memulangkan jemaah ke Makkah setelah menyelesaikan jumrah aqabah.

Skema ini mengacu pada Mazhab Hanafi yang menyatakan bahwa mabit di Mina bersifat sunnah.

“Tanazul mengikuti pendapat Mazhab Hanafi yang menyatakan bahwa mabit di Mina hukumnya sunnah,” jelas Ulinnuha.

“Jemaah yang memilih langsung kembali ke hotel tidak terkena dam dan hajinya tetap sah,” tambahnya lagi.

Baca Juga: Bupati Herdiat Sholat Ied Bareng Warga, Ingatkan Makna Kurban, Waspadai Covid-19 dan Rayakan Hari Jadi Ciamis ke-383

Dalam rencana awal, sekitar 30 ribu jemaah dari sektor Syisyah dan Raudhah akan mengikuti skema ini.

Mereka dijadwalkan tidak kembali ke tenda-tenda Mina, melainkan langsung menuju hotel masing-masing di Makkah setelah lontar jumrah.

Namun, skema tanazul akhirnya dibatalkan dengan pertimbangan jalan sempit dan potensi kemacetan di kawasan Mina.

PPIH memastikan bahwa penyesuaian ini tetap sesuai dengan fikih haji dan tidak memengaruhi keabsahan ibadah para jemaah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X