Mediapriangan.com - Antonius Nicholas Stephanus (ANS) Kosasih, mantan suami kedua Rina Lauwy, menyesalkan persoalan perkara perceraian jadi konsumsi publik.
Malah isunya justru jadi bergeser mengarah ke pengelolaan dana trilyunan PT Taspen (Persero), yang berujung ditetapkannya Kamaruddin Simanjuntak (KS) menjadi tersangka atas kasus dugaan penyebaran berita bohong.
Kuasa Hukum Kosasih, Muhammad Ismak, sekaligus Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia 2015-2020, mengatakan, ironis cara pandang Kamaruddin Simanjuntak dan Rina Lauwy.
Permasalahan perceraian kliennya, Kosasih, sebagai mantan suami kedua Rina Lauwy, kemudian melebar menjadi penggiringan opini publik, di luar dari pokok permasalahan sebenarnya.
"Ironis, cara pandang seperti itu kan masalah pribadi yang tidak ada sangkut pautnya, apalagi dikaitkan dengan pengelolaan dana triliunan yang dikelola PT Taspen (Persero) dimana klien kami menjabat sebagai Direktur Utama," ujar Muhammad Ismak, Kamis 31 Agustus 2023.
Disebutkan, pernikahan antara kliennya dengan Rina Lauwy pada tahun 2013, mempunyai seorang anak yang lahir pada tahun 2014 silam.
Namun kata dia, sebelumnya keduanya telah memiliki anak dari pasangan yang pertama. Rina Lauwy memiliki 2 anak dari mantan suami pertamanya, dan kliennya memiliki 3 anak dari istri pertama.
Menurutnya, selama ini semua anak yang diasuh oleh Rina Lauwy termasuk dari suami pertamanya, telah dicukupi kebutuhannya oleh klien kami.
Hal itu dilakukan oleh Kosasih karena tahu bahwa mantan istri keduanya tidak memiliki pendapatan tetap dan selama ini bergantung pada klien kami sebagai kepala keluarga.
"Itu dilakukan dengan harapan agar kebutuhan sehari-hari serta pendidikan anaknya tidak terganggu akibat perceraian mereka," ujar dia.
Artikel Terkait
Kepala Bappelitbangda Kota Tasikmalaya Diamankan Polda Jabar Diduga Tersandung Narkoba
Pria 16 Tahun Ditangkap Warga Sodonghilir Saat Menuntun Kerbau
9 Spesialis Curanmor Digulung Satreskrim Polres Tasikmalaya, Ini Modusnya
Merasa Diguna-guna Pria Tua Di Cipatujah Bunuh Seorang Kakek
Komplotan Pengedar Ribuan Lembar Uang Palsu Dicokok Polisi
Terkait Peredaran Uang Rupiah Palsu, Begini Menurut BI Tasikmalaya
Miris, Empat Anak Perempuan Jadi Sasaran Kejahatan Seksual Keluarga Terdekat
Rekonstruksi Pembunuhan Petani Di Cipatujah, Adegan Ke-15 Pelaku Membacok Tetangga
Di Bawah Ancaman, Pelajar SMP Tasikmalaya Digempur Dua Pria
BRI Cabang Ciamis Laporkan Oknum Pekerja yang Terlibat Penipuan Nasabah dan Kredit Fiktif ke Kejati Jabar