"Begitu juga negara harus memberikan anggaran Edupay, di mana siswa dan guru mendapatkan subsidi untuk membeli buku dan aplikasi yang terkurasi," tambahnya.
Sementara untuk solusi pendidikan tinggi, Budiman menyebut ide besar yang diambil adalah memerdekakan masyarakat untuk membuktikan diri dalam penguasaan ilmu tanpa batasan usia dan tempat.
"Kita membayangkan adanya sistem kompetensi nasional (SKN) di level lulus kuliah atau bekerja. Siapapun bisa mengambil standar kompetensi, belajar di level kuliah atau vokasi bisa dimanapun," urainya.
"Kampus tradisional, kampus online, hybrid, kampus industri, dan lainnya bisa ikut ujian. Yang penting kita menjamin evaluasi penilaiannya, yakni menguji hal yang tepat dengan cara yang tepat," pungkas Budiman Sudjatmiko.***
Artikel Terkait
Komandan Tim Komunikasi TKN Ungkap Prabowo-Gibran Akan Teruskan dan Perkaya Program Kartu Kesejahteraan Sosial
Prabowo Gibran Sambut Dukungan Komunitas Ojol, Janjikan Kesejahteraan Ojek Online dan Kepastian Hukum
Silaturahmi Dengan Ribuan Pasukan Merah TBBR di Kalimantan Barat, Prabowo Subianto Pekikkan Seruan Perang Suku Dayak
Prabowo Subianto Kunjungi Kubu Raya, Konsolidasi dan Silaturahmi Relawan Kalimantan Maju untuk Ibu Kota Nusantara
Gibran Menjelang Debat Cawapres, Lebih Banyak Istirahat, Prabowo Percayai Kesiapan Tanpa Banyak Wejangan
Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto Hadiri Acara ETAS Bertajuk Flashback to the 80s and 90s