Baca Juga: Penyuluhan Pangan Sehat Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar Mahfud untuk Cegah Stunting di Jawa Tengah
Dampak dari semua ini adalah penurunan terus-menerus dalam tren elektabilitas Ganjar - Mahfud. Pada awal Desember, Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyatakan akan mengevaluasi pola kampanye Ganjar - Mahfud.
Begitu juga dengan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, yang memperingatkan agar orang-orang yang dipandang baik seperti Jokowi tidak dikritik dengan keras. Karena, secara keseluruhan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap Jokowi sangat tinggi.
"Jadi, jangan menyerang Jokowi. Kamu akan merugi. Ini bukan hanya karena aku pro-Jokowi, tapi ini adalah ilmu kehidupan," katanya.
Peringatan tersebut tidak sepenuhnya diindahkan. Kritik-kritik tajam tetap dilontarkan dalam debat calon presiden dan wakil presiden.
Akibatnya, seperti yang diungkapkan dalam lirik lagu penggemar sepak bola, Ganjar dan Mahfud harus menanggung konsekuensi politik dari tindakan mereka.***
Artikel Terkait
Menhan Prabowo Subianto Serahkan Pesawat Super Hercules C 130J Ke TNI AU Disaksikan Presiden Jokowi
Analisis Media Asing, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Berpotensi Menang di Pilpres 2024
Prabowo Subianto Bersilaturahmi dengan 600 Pendeta PGPI, Ceritakan Asal Usul Nama Padepokan Garuda Yaksa
Jelang Debat Capres Terakhir, Budiman Sudjatmiko Ungkap Rencana Solusi Prabowo-Gibran untuk Capai Indonesia Emas 2045
Tenaga Kesehatan Minim, Prabowo Rencanakan Pendidikan 10.000 Calon Dokter dan Peningkatan Fakultas Kedokteran
Prabowo Diterima Hangat di Tanah Kelahiran, Ribuan Warga Sulawesi Utara Memadati Langowan Kabupaten Minahasa