Totok menjelaskan pentingnya media kecil menjaga kualitas kontennya untuk tetap bersaing. Dia juga menyoroti praktik clickbait yang merugikan kepercayaan pembaca.
Totok menegaskan bahwa dalam konteks Publisher Rights, platform-media bertanggung jawab atas kualitas kontennya.
“Media itu menjual kepercayaan. Kalau sudah tidak bisa dipercaya maka akan ditinggalkan pembaca, termasuk kasus clickbait yang membuat pembaca kecewa dan kehilangan kepercayaan," tandasnya.
Ketua JPP, Sunardi Panjaitan, berharap Dewan Pers dapat mempermudah proses verifikasi media sesuai dengan ketentuan dalam Perpres Publisher Rights.
Menyikapi permintaan tersebut, Totok mewakili Dewan Pers menyatakan perlunya percepatan verifikasi media untuk memenuhi tuntutan Publisher Rights.
Dia menekankan pentingnya pengelola media untuk bersiap melakukan verifikasi yang diperlukan sebelum penerapan Publisher Rights.
“Pengelola media harus melakukan antisipasi dan menyiapkan diri untuk melakukan verifikasi Dewan Pers menjelang penerapan Publisher Rights,” imbuhnya.***
Artikel Terkait
Google Sebut Draft Perpres Jurnalisme Berkualitas Dapat Mengancam Masa Depan Industri Media di Indonesia
Profil Bey Machmudin, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Kini Pj Gubernur Jawa Barat
Bangun Literasi Digital, TP PKK Kota Tasikmalaya sebagai Mitra Pemerintah dalam Mencegah Penipuan dan Hoaks di Media Sosial
Analisis Media Asing, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Berpotensi Menang di Pilpres 2024
Viral Film Dokumenter Dirty Vote di Media Sosial, Terungkapnya Pemilu 2024 dalam Bayang-bayang Kecurangan
Silaturahmi Dengan Media Massa, Ketua DPRD Jawa Barat Bangun Kemitraan dan Ajak Ciptakan Keselarasan Komunikasi